alexametrics

Warga Digembleng Jadi Agen Pemilu

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang membuka kelas pemilu Cerdas Memilih (20-25/6). Pesertanya 75 warga perwakilan dari Kelurahan Tidar Utara Magelang Selatan, Kelurahan Rejowinangun Utara (Magelang Tengah), dan Kelurahan Kedungsari (Magelang Utara).

Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron menyebutkan, peserta kelas pemilu tersebut ditunjuk oleh kelurahan. Mereka terdiri dari tokoh masyarakat, agama, pemuda, kader PKK—yang berusia 20-45 tahun. Masing-masing kelurahan  mengirim 25 orang perwakilan.

“Mereka ini akan jadi  agen sosialisasi, dan sebagai relawan KPU,”  ujar Basmar, di aula KPU Kota Magelang, Senin (20/6).

Ia menyadari, kader-kader pemilu sangat dibutuhkan untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi. Targetnya, masyarakat akan menggunakan hak pilih secara rasional. Meski berdasarkan pengalaman pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang periode 2020 lalu, penyelenggaraan dikatakan cukup sukses. Angka partisipasi pilkada dua tahun lalu itu mengalami kenaikan, jika dibandingkan tahun 2015. Yakni dari 75,23 persen naik menjadi 77,85 persen.

Baca juga:  Pilkades Magelang, Kapolres: Netralitas TNI dan Polri Diuji

“Melalui kelas pemilu ini, kita harapkan mereka (peserta, Red) akan mengetahui hal-hal yang bisa mencederai pemilu itu apa saja. Sehingga bisa kembali menyampaikan kepada masyarakat lainnya terkait substansi pemilu,” imbuhnya.

Karena itu, Basmar mengadakan kelas pemilu selama dua hari untuk tiap kelurahan. Supaya peserta dapat menyerap materi yang diberikan oleh narasumber. Antara lain materi tentang politik uang, public speaking, antisipasi berita hoax, potensi penggunaan SARA dalam kampanye, juga teknis pelaksanaan tahapan pemilu. (put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya