alexametrics

Tiap OPD Minimal Bikin Satu Inovasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Kepala Pusat Inovasi Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara (LAN) Hartoto menyebut ego sektoral menjadi penghambat lahirnya inovasi. Baginya, inovasi adalah sebuah gerakan yang harus dilakukan bersama-sama dan berkesinambungan.

“Harus berani meninggalkan rutinitas dan zona nyaman,” tuturnya saat memberikan motivasi dalam acara sosialisasi kompetisi inovasi OPD dan BUMD, di aula Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang, Rabu, (25/5).

Disebutkan, masa kini ada istilah laboratorium inovasi. Merupakan metode pengembangan inovasi pelayanan publik menggunakan tahapan yang disebut dengan 5D+1. Inovasi dihasilkan dan dikembangkan secara co-creation dan dengan mengutamakan kolaborasi antar-OPD.

Sementara itu, Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz mewajibkan tiap OPD membuat minimal satu inovasi. Instruksi ini sebagai upaya percepatan peningkatan pelayanan publik yang berkelanjutan.

Baca juga:  Pakai Knalpot Brong, 25 Pemotor Ditilang

Ia yakin, pegawai Pemkot Magelang sanggup. Tinggal kemauannya untuk benar-benar mewujudkannya. “Inovasi itu akan menambah nilai. Saya akan mendorong dan mendampingi,” tegas Dokter Aziz.

Dirinya memandang inovasi penting untuk meningkatkan performa pelayanan publik. Karena itu ia mengundang seluruh kepala OPD, direktur BUMD, camat, dan lurah. Instruksi itu juga berlaku bagi instansi yang saat ini dijabat oleh pelaksana tugas (Plt), maupun yang akan pensiun.

Kepala Bappeda Kota Magelang Handini Rahayu optimistis, inovasi sangat mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, juga inovatif. (put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya