alexametrics

Luruskan Sejarah Kerajaaan Mataram Kuno

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Buku Sejarah Kerajaan Medang karya Novo Indarto, Senin (23/5) dibedah oleh guru sejarah SMP, SMA di Kota Magelang serta budayawan. Kegiatan yang dimotori Jaringan Perupa Magelang Magnet Jawa ini berlangsung di Loka Budaya Soekimin Adiwiratmoko, Kota Magelang.

Novo Indarto menjelaskan buku Serajah Kerajaan Medang diterbitkan tahun 2021. Harapannya bisa membantu meluruskan bahwa Kerajaan Mataram Kuno ini sebenarnya bernama Kerajaan Medang. Novo mengatakan alasan lebih dikenal dengan Kerajaan Mataram Kuno atau Hindu, karena untuk membedakannya dengan Mataram Islam.

“Saya ingin, dengan adanya bedah buku seperti ini dapat membantu meluruskan dan mengenalkan sejarah di Pulau Jawa,” ujarnya.

Jika dirunut sejarahnya, Medang adalah leluhur dari kerajaan-kerajaan besar di Jawa pada periode setelahnya. Termasuk Jenggala, Kediri, Singasari, Majapahit, Demak, hingga Mataram Islam.

Baca juga:  Kiai Mansyur Pilih Muhasabah Diri Sebelum Berangkat ke TPS

“Saya meneliti sejarah Kerajaan Medang sejak 2009 sampai sekarang. Karena masih banyak hal-hal yang perlu diungkap tentang Kerajaan Medang. Meskipun sudah dipastikan Kerajaan Medang ini merupakan Kerajaan Mataram Kuno,” ucapnya.

Sementara itu, Wiwik Suryani guru sejarah di SMP Negeri 1 Magelang mengaku dengan bedah buku seperti ini sangat menambah wawasan.  Sekretaris Jaringan Perupa Magelang Magnet Jawa Oentong Noegroho mengatakan bedah buku untuk menambah wawasan dan sharing-sharing tentang sejarah di Jawa. “Khususnya tentang sejarah di Jawa Tengah,” ujarnya kepada wartawan koran ini. (rfk/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya