alexametrics

Gunung Tidar Dilirik Pemudik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Geliat wisata di Kebun Raya Gunung Tidar sangat terasa. Kunjungan tertinggi pada masa libur Lebaran mencapai 1.300 orang per hari, pada 5 Mei. Pengelola optimistis, kunjungan pada Sabtu dan Minggu akan lebih banyak.

Kepala UPT Kebun Raya Gunung Tidar Yhan Noercahyo menyebutkan, peningkatan kunjungan ini hampir dua kali lipat dari kondisi normal, sebelum puasa. Yakni 800 pengunjung per hari. “Rasanya, seperti normal kembali (sebelum Covid-19, Red),” jelas Yhanur, sapaan akrabnya, Jumat (6/5).

Pengunjung pada libur Lebaran didominasi oleh rombongan keluarga. Rata-rata adalah pemudik yang ingin berlibur, sambil berinteraksi dengan monyet-monyet ekor panjang (MEP) di Gunung Tidar. Sekaligus menikmati kesejukan udara di tengah-tengah kota. “Kalau untuk rombongan peziarah belum kelihatan,” ucapnya.

Baca juga:  Inovator Jadi Pebisnis Start-up

Ia yakin, Gunung Tidar menjadi daya tarik wisata karena sudah tertata lebih baik. Terdapat Gardu Pandang Gunung Tidar dan Monumen Tanah Air Satu Bangsa. Ia juga memperbanyak papan informasi dan petujuk arah bagi para pelancong. Selain itu, sudah berstandar CHSE. “Di area dalam Gunung Tidar juga sudah tidak ada peminta-minta,” ucapnya.

Dengan begitu, kenyamanan pengunjung lebih terjamin. Para pengemis yang sering beroperasi di dalam area Gunung Tidar telah dikumpulkan saat Ramadan. Mereka diedukasi. Kemudian bersedia tidak berada di dalam area wisata.

Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz mengimbau agar wisatawan di Kota Magelang tetap mematuhi protokol kesehatan. Saat ini status PPKM Kota Magelang pada level 2. Kapasitas tempat wisata dibatasi maksimal 75 persen. (put/ton)

Baca juga:  Siswa Sanggar Tari Adu Kebolehan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya