alexametrics

Mengganggu Kenyamanan, Polisi Bakal Tindak Tegas Warga yang Nyalakan Petasan 

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Meskipun sudah diberikan fasilitas oleh Pemerintah Kota dan Kepolisian untuk menikmati pesta kembang api pada saat malam takbiran. Namun, maraknya bermain petasan rakitan selama libur lebaran masih terjadi di berbagai wilayah di Kota Magelang.

Menanggapi hal ini, Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda E. Sebayang mengatakan pihaknya akan menindak tegas masyarakat yang masih bermain petasan rakitan. Ia mengimbau kepada para remaja atau anak-anak untuk tidak bermain petasan. “Kami tidak main-main untuk petasan atau mercon ini. Jangan sampai ini mengganggu kenyamanan, keamanan, dan ketertiban warga kita,” ujarnya usai memantau kondisi di tempat wisata TKL Eco Park Kota Magelang, Rabu (4/5/2022).

Baca juga:  Permintaan Kelinci Tinggi di Masa Pandemi

Ia menambahkan sampai saat ini pihaknya juga sudah mengamankan beberapa mercon atau petasan rakitan. Yang nantinya akan diberitahukan kepada teman-teman wartawan dan masyarakat saat konferensi pers nantinya. Yolanda mengaku hal ini merupakan kesadaran bersama, walaupun bermain petasan sudah menjadi tradisi. Namun, hal ini sudah berbahaya.

“Karena mercon ini kita tidak tahu didalamnya atau racikannya bagaimana, sensitifitas bahan peledaknya apakah berbahaya, kita tidak tahu. Harusnya kita saling mengingatkan dan menegurnya,” ujarnya.

Perlu adanya pengawasan orang tua dan lingkungan serta upaya untuk saling mengingatkan menjadi upaya mencegah anak-anak atau remaja bermain petasan rakitan. Kalau mau tertib, harus sama-sama saling menertibkan, sama-sama mengingatkan, dan melihat dampak dari petasan rakitan ini. Selain berbahaya bagi pengguna jalan atau masyarakat, hal ini juga mengakibatkan lingkungan menjadi kotor.

Baca juga:  Tidak Ada Program Abal-abal

“Sekarang kita lihat dimana-mana kotor dan tidak ada yang membersihkan. Kalau mereka sadar meledakkan itu, harusnya juga sadar dan tanggung jawab untuk membersihkannya. Jangan malah ditinggal,” kata Kapolres.

Ia menegaskan kembali pihaknya akan menindak tegas semua penjual petasan serta masyarakat yang masih bermain petasan rakitan dan siap menerima laporan jika ada masyarakat yang masih ngeyel. Yolanda menjelaskan alasan pihak kepolisian dan pemkot bisa menyalakan kembang api saat malam takbiran, karena hal ini sudah ada izin dan prosedurnya.

“Kita memperhatikan segala aspek dari menyalakan kembang api dan kita juga tahun kembang api apa yang digunakan. Jadi tidak hanya membunyikan petasan saja,” tegasnya. (rfk/bas)

Baca juga:  PKL Alun-Alun Magelang Berharap PPKM Turun Level

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya