alexametrics

RSUD Tidar Kota Magelang Menuju Smart Hospital

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – RSUD Tidar Kota Magelang menjelma menjadi rumah sakit megah, rujukan regional Jawa Tengah. Rumah sakit tipe B ini juga mendapat akreditasi tingkat paripurna, bintang lima, dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), 10 Februari 2020. Tidak hanya itu, rumah sakit pelat merah ini memiliki gedung setinggi 8 lantai, bernama Gedung Drs. H.A Bagus Panuntun dengan fasilitas lift dan eskalator.

Direktur RSUD Tidar Kota Magelang dr Adi Pramono, SpOG (K), terus berbenah. Menuju smart hospital. Ia membangun sistem informasi kesehatan yang terpadu bagi pengelolaan rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan. Muaranya untuk kepuasan pelayanan. Tidak hanya bagi pasien, tapi juga bagi keluarga pasien.

“Kami melakukan banyak terobosan untuk mewujudkan itu,” katanya.

Antara lain, komputerisasi. Kegiatan ini mendukung gerakan paperless yang ramah lingkungan. Contoh konkret, pasien akan mendapatkan kemudahan dalam menebus obat. Resep obat dari dokter akan langsung masuk ke farmasi. Mencegah resep hilang, atau tidak terbaca oleh apoteker.

“Pasien tinggal menunggu di apotek saja,” ucapnya.

Selain itu, RSUD Tidar Kota Magelang mengembangkan jenis-jenis pelayanan. Beberapa alat baru telah dibeli untuk menunjang pelayanan. Antara lain alat Magnetic Resonance Imaging (MRI), Multi Slice Computerized Tomography Scan (MSCT Scan), Automated Breast Volume Scanner (ABVS)  Robotic, Endoskopi, dan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). Dalam pengoperasian alat dan menunjang pelayanan, RSUD Tidar Kota Magelang secara kontinu memberikan pelatihan kepada seluruh karyawan. Guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia kesehatan (SDMK). Termasuk menambah dokter-dokter spesialis yang mumpuni.

Baca juga:  Kondisi Ekonomi yang Morat-Marit Picu Keretakan Rumah Tangga

Rujukan Hemodialisis dan Eracs

RSUD Tidar Kota Magelang terpilih menjadi rumah sakit rujukan hemodialisis di Jawa Tengah. Total pasien hemodialisis dalam tahun 2021 jumlahnya 13.447.

Selain itu, RSUD Tidar Kota Magelang juga memiliki pelayanan unggulan, enhanced recovery after cesarean surgery (Eracs). Apakah itu? Direktur RSUD Tidar Kota Magelang dr Adi Pramono menjelaskannya. Eracs merupakan metode untuk mempercepat mobilisasi pasien pascaoperasi caesar. Diharapkan kurang dari 24 jam, pasien dapat kembali beraktivitas.

Pelayanan ini memiliki banyak kelebihan. Dokter Adi menyebutkan, metode eracs mempercepat pemulihan akibat pembiusan. Nyeri operasi tetap terkontrol, dengan skala minimal. Lalu mempercepat kemampuan mobilisasi pasien, sehingga lebih cepat duduk dan menyusui si buah hati. “Dengan eracs, mempersingkat waktu rawat inap di rumah sakit,” imbuhnya.

RUANG FLUOROSCOPY

Fluoroscopy prosedur medis untuk melihat organ dalam menggunakan sinar-X yang bersifat dinamis (real time). Pemeriksaan organ dalam yang dapat dilakukan dengan alat Fluoroscopy, seperti usus besar, usus halus, kerongkongan, lambung, sistem reproduksi wanita (HSG), saluran kencing, serta saluran kandung empedu (PTC).

RUANG CT Scan

RSUD Tidar Kota Magelang memiliki alat Multi Slice CT Scan 128 Slice. Guna mengetahui gambaran dari topologi potongan gambar tulang tengkorak dan otak dengan cepat. Kualitas tangkapan gambar yang lebih jelas, mendukung ketepatan diagnosis. Selain itu, alat ini dapat digunakan untuk melakukan pemeriksaan jantung dan pembuluh darah (MSCT Cardiac).

Baca juga:  Salurkan Rp 20 Juta lewat Dua Program

RUANG MRI

Magnetic Resonance Imaging (MRI) atau pencitraan resonansi magnetik. Adalah pemeriksaan medis menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio. Digunakan untuk melihat bagian organ dalam tubuh. MRI dapat digunakan sebagai penentu langkah pengobatan dan evaluasi efektivitas terapi.

Fungsi Pemeriksaan MRI :

  1. Otak dan saraf tulang belakang
  2. Pembuluh darah otak
  3. Tulang dan sendi
  4. Organ dalam seperti hati, ginjal, limpa, rahim, dan lainnya.

PHACOEMULSIFICATION

RSUD Tidar Kota Magelang bisa melayani Phacoemulsification. Adalah metode operasi katarak modern. Lensa internal mata diemulsi dengan alat genggam ultrasonik dan disedot dari mata, dan hanya bisa dilakukan oleh dokter spesialis mata.  Teknik ini dilakukan dengan mengambil bagian depan lensa mata tanpa merusak kapsul posterior. Prosedurnya singkat, aman, dan tidak menimbulkan rasa sakit. Bertujuan memperbaiki penglihatan pasien yang terganggu, karena katarak. Prosedur ini juga dapat mengatasi penglihatan yang buram akibat cedera atau trauma pada mata.

Pasien yang berisiko tinggi terkena katarak juga dapat menjalani prosedur ini. Misalnya pada pasien yang memiliki diabetes melitus (DM), darah tinggi, obesitas. Phacoemulsification memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi. Aman bagi semua  pasien, termasuk bagi bayi yang menderita katarak bawaan dan lansia. Setelah phacoemulsification dokter akan memasang lensa buatan (IOL) agar mata dapat melihat dengan lebih jelas.

Baca juga:  Wali Kota Magelang Lantik 133 Pejabat sambil Panas-panasan

LAPARASKOPI

Yang baru dimiliki RSUD Tidar Kota Magelang adalah pelayanan laparoskopi. Jenis prosedur bedah yang memungkinkan ahli bedah untuk mengakses bagian dalam perut dan panggul, tanpa harus membuat sayatan yang besar di kulit. Prosedur ini juga dikenal sebagai operasi lubang kunci atau operasi invasif minimal.

Prosedur ini  memakai alat laparoskop. Bentuknya seperti tabung kecil. Alat ini dilengkapi dengan cahaya dan kamera untuk menyampaikan gambar bagian dalam perut atau panggul ke monitor. Kondisi medis yang bisa ditangani dengan operasi laparoskopi, antara lain, operasi usus buntu, hernia atau turun berok, kanker, masalah pada empedu, kehamilan ektopik atau kehamilan di luar rahim, endometriosis, kista ovarium, pengangkatan rahim (histerektomi), pengangkatan kandung empedu (kolesistektomi), penyakit radang panggul, fibroid atau miom dalam rahim, meneropong kondisi organ dalam dan melakukan biopsi

Ruang ESWL

Tindakan extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL) untuk pengobatan penyakit batu ginjal, tanpa pembedahan. Baik yang berada di ginjal maupun di ureter. Metode ESWL ini memanfaatkan gelombang kejut berenergi tinggi untuk memecahkan batu ginjal menjadi serpihan, menyerupai butiran pasir. (put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya