alexametrics

Wujudkan Pemerintahan yang Nyawiji

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Sejak dilantik, Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz mengumumkan nomor handphone pribadinya. Ia menggaungkan akan mewujudkan pemerintahan yang nyawiji. Tak ingin ada jarak antara birokrat dengan masyarakat. Hal itu benar-benar ditunjukkan selama lebih dari setahun memimpin Kota Magelang.

Dokter Aziz selalu mendatangi warga. Terjun langsung bersama Wakil Wali Kota Magelang Kiai Mansyur, sambil mengajak jajarannya. Cara ini dilakukan agar ia dan warga memiliki kedekatan. Terbangun hubungan yang harmonis bersama-sama membangun Kota Magelang menjadi kota yang maju, sehat, dan bahagia. “Semua kegiatan pembangunan harus ada keterlibatan masyarakat,” ujar Dokter Aziz.

Ia juga ringan menyambangi acara-acara masyarakat, meski skala kecil. Ia menemukan kebahagiaan di situ. “Saya ingin menikmati sebuah amanah. Dimana kalau acara kecil saya diurusi, apalagi yang besar. Sehingga masyarakat melihat, jadi pemimpin harus mau nyawiji dengan masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga:  Pokmas Kawal Rodanya Mas Bagya

Pertemuan dengan masyarakat itu dibalut dalam acara Ngopi Bareng Pak Wali. Sebuah program unggulan untuk menyerap aspirasi dari semua kalangan masyarakat. Baik dari pengusaha, advokat, tenaga kesehatan, pendidikan, sampai kalangan masyarakat umum. Ngopi Bareng Pak Wali masih akan berlanjut sampai tahun 2024.

“Dari acara ini, masyarakat bisa melihat dan merasakan bahwa wali kotanya bisa menjadi harapan, jujukan untuk mencarikan solusi, dan siap dihubungi 24 jam,” ucapnya.

Arah Pembangunan Kota Magelang

Lalu, ke manakah arah pembangunan Kota Magelang? Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz meyakinkan sesuai rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2023. Diarahkan mengakomodasi aspirasi masyarakat, mendukung program strategis nasional, meningkatkan daya saing daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, RKPD 2023 adalah salah satu tahap dalam mencapai target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Bertema “Terhubung dan Tersambung untuk Maju Sehat dan Bahagia”.

Baca juga:  Terbentuk dari Tongkrongan, Magelang Archery Club Mulai Lahirkan Atlet Berprestasi

“Arah kebijakan tahun 2023 adalah pengembangan daya saing daerah didukung masyarakat yang berdaya,” jelasnya.

Supaya pembangunan terarah, ia fokus pada prioritas kebijakan khusus. Seperti percepatan penanggulangan kemiskinan. Lalu penguatan kualitas layanan dasar dan tata kelola pemerintahan, perluasan akses dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, peningkatan ketahanan daerah dan sosial budaya masyarakat. Kemudian, penguatan ekonomi lokal.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang Handini Rahayu menjelaskan, RPJMD saat ini merupakan RPJMD pamungkas dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) 2005-2025, berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2009.  RPJMD di masa kepemimpinan Wali Kota Magelang Dokter Aziz ini diyakini tepat, karena membawa visi “Kota Magelang Maju, Sehat, dan Bahagia”. Sebab, lanjut Dini, tema visi pada RPJPD adalah Kota Magelang sebagai Kota Jasa yang berbudaya, maju, berdaya saing, dan terwujud masyarakat madani. Kata “maju”, sudah menggambarkan kota yang berdaya saing. Sedangkan “bahagia”, menggambarkan kesejahteraan.

Baca juga:  UKS Dilebarkan untuk Tempat Isolasi Sementara

Sedangkan pembangunan tahun 2022  mengambil tema pulih bersama untuk maju dan bahagia. Tema ini sesuai kondisi yang sedang dihadapi Indonesia, dan Kota Magelang khususnya. Pandemi Covid-19 menghajar sendi-sendi kehidupan. Diperlukan langkah-langkah nyata untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang muncul akibat pandemi itu. Antara lain, kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka (TPT), kualitas lingkungan, sumber daya manusia (SDM), dan ketahanan daerah dari sisi reformasi dan birokrasi.

Beberapa langkah strategis sudah dilakukan sejak tahun lalu. Hasilnya, ekonomi Kota Magelang tumbuh 3,20 persen, dari sebelumnya minus 5,4 persen. (prokompim/kotamgl/ds)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya