alexametrics

Stok Sembako Aman, Harga Mulai Naik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) naik menjelang Ramadan. Wali Kota Magelang dr. Muchammad Nur Aziz bersama Forkopimda memantau harga bahan pokok di Pasar Rejowinangun, Kota Magelang dan beberapa tempat usaha.

“Iya benar sejumlah komoditas harganya naik, seperti minyak goreng, telur, dan daging ayam ras. Tapi, untuk komoditas lainnya harganya masih stabil,” jelas Aziz kepada usai lakukan sidak di Pasar Rejowinangun Jumat (1/4).

Terkait masih tingginya harga minyak goreng saat ini, kata Aziz, pemerintah kota Magelang tidak bisa mengintervensi penuh. Sebab pengendalian harga berada di tingkat pusat. “Untuk stok minyak goreng di gudang usai kita cek tadi, masih aman,” jelasnya. Rancananya pada April ini Kota Magelang akan mendapat jatah 15 ton minyak goreng curah untuk operasi pasar.

Baca juga:  Kota Magelang Level 3, Kapolres Magelang Kota Imbau Prokes Ketat

Aziz menambahkan untuk ketersediaan gas di Agen LPG PT Fatima Utama untuk gas LPG 3 kg sebanyak 5.000 tabung, gas LPG 5,5 kg sejumlah 350 tabung, dan gas LPG 12 kg tersedia 150 tabung. Sedangkan ketersediaan minyak goreng dan gula di Gardena Dept. Store masih mencukupi dan distribusinya lancar.

Sementara itu, penjual ayam ras di Pasar Rejowinangun, Wati, 48, mengatakan kenaikan harga daging ayam terjadi baru-baru saja. “Mulai naik kemarin malam menjadi Rp 36.000 per kilogram, biasanya di kisaran harga Rp 34.000 per kilogram. Untuk pasokan ayam masih aman, tidak terjadi kelangkaan,” ujarnya.

Murdianti, 44, pedagang bumbu dapur di Pasar Rejowinangun menuturkan harga bawang putih kating mencapai Rp 32.000 per kilogram. “Biasanya cuma Rp25 ribu, saja. Ini, sudah naik sejak Maret awal, belum turun sampai sekarang,” ujarnya.

Baca juga:  Polres Magelang Kota Ungkap Pencurian Kabel Telkom

Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang yang turut dalam rombongan mengimbau kepada para pedagang dan pengunjung pasar untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

“Aktivitas pedagang dan pengunjung pasar di bulan Ramadan biasanya cukup tinggi. Sehingga selain disiplin prokes kita imbau untuk tetap waspada dan hati-hati agar terhindar dari oknum-oknum yang ingin berbuat jahat, seperti pencopetan dan lainnya,” imbau Yolanda. (rfk/mg1/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya