alexametrics

Empat Inovasi Atasi Loss Learning

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang berikan kelonggaran pihak sekolah dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Mereka boleh berinovasi, agar metode PJJ tidak membosankan bagi siswa serta mencegah loss learning akibat pandemi.

Plt Kepala Disdikbud Kota Magelang Papa Riyadi menyebutkan, inovasi PJJ itu ada empat macam. Pertama, membuka layanan konsultasi bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar, pada mata pelajaran tertentu.  “Anak boleh konsultasi dan belajar di situ (sekolah, Red). Tapi ingat, koridornya bukan PTM,” jelas Papa akhir pekan lalu.

Kedua, inovasi remedial teaching. Layanan ini dikhususkan bagi siswa yang mengalami keterlambatan dalam memahami materi belajar. Sehingga dibutuhkan pendampingan khusus, agar siswa tersebut dapat mencapai hasil yang diharapkan. “Kemampuan anak menangkap pelajaran itu kan berbeda-beda, biar mereka bisa bertemu gurunya, dapat penjelasan lebih dalam tentang topik-topik yang perlu diulang,” jelasnya.

Baca juga:  Penampungan Sampah New Armada Magelang Terbakar

Tidak kalah penting inovasi ketiga. Yakni, pengayaan. Layanan ini diberikan kepada siswa yang memiliki kemampuan belajar di atas rata-rata. Agar mendapat materi tambahan. “Anak yang belajarnya lebih cepat, kita percepata dengan pengayaan, supaya makin lari,” ujarnya.

Keempat, pengumpulan tugas tidak lagi dilakukan orang tua. Namun para siswa sendiri. Sehingga para siswa memiliki waktu bertemu dengan para gurunya. “Supaya mereka (guru dan siswa, Red) bisa saling berdiskusi.”

Adapun inovasi tambahan adalah program guru kunjung. Strategi ini cocok untuk jenjang Kelompok Bermain (KB) maupun Taman Kanak-kanak (TK). “Meski datang ke rumah, harus tetap protokol kesehatan,” tandasnya.

Papa berharap, inovasi tersebut sukses mencegah loss learning. Ia juga ancang-ancang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Begitu status berubah ke PPKM level 3, PTM langsung dimulai. Kuota yang ditetapkan 50 persen. Namun, selama belum ada instruksi PTM, PJJ tetap berlaku. (put/ton)

Baca juga:  Enam CPNS Orientasi Kerja

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya