alexametrics

Bentuk Koperasi Pemberdayaan Masyarakat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Pemkot Magelang, bersama Bank Jateng, Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Tidar (LPPM-PMP Untidar) dan Yayasan Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (Pinbuk) Indonesia berkolaborasi. Sepakat membentuk Koperasi Pemberdayaan Masyarakat di Kota Magelang. Nota kesepahaman untuk pelaksanaan program ini pun ditandatangani.

Dalam nota kesepahaman itu, LPPM-PMP Untidar berkontribusi dalam pendirian dan pengembangan koperasi. Melalui kegiatan social mapping, seleksi dan rekrutmen pengelola koperasi, pelatihan-pelatihan UMKM, juga pendampingan UMKM. “Kita ikut berperan dalam pengentasan kemiskinan melalui program-program ini,” jelas Ketua LPPM-PMP Untidar Eny Boedi Orbawati, kemarin.

Sedangkan Yayasan Pinbuk, bertanggung jawab atas fasilitasi pendirian dan pengembangan koperasi. Yakni melalui pendampingan pendirian koperasi, dan pengadaan infrastruktur. Serta pelatihan pendamping program, pengurus, dan pengelola.

Baca juga:  Pemkot Magelang dan Pemprov Jateng Bangun 21 Rumah Penghuni Rusun

Sumber dana dari CSR Bank Jateng Rp 1 miliar. Anggotanya merupakan masyarakat miskin yang memiliki keinginan untuk berwirausaha. Pendirian koperasi sejalan dengan program unggulan wali kota, Magelang Keren (Kelurahan Entrepreneurship Centre). Juga mendukung program Rodanya Mas Bagia (Program Pemberdayaan Masyarakat Maju Sehat dan Bahagia).

Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz menegaskan, dana CSR itu sepenuhnya akan dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat. Ia tidak ingin hanya memberi, tapi juga memberdayakan. Beberapa dinas terkait akan diajak untuk menyukseskan program ini. Antara lain Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). (put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya