alexametrics

Kunjungan Balkondes Menurun

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Dampak gelombang 3 pandemi Covid-19 dirasakan para pelaku pariwisata. Seperti yang dialami balai ekonomi desa (Balkondes) Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur.

Ketika Jawa Pos Radar Semarang datang pada Kamis (3/3) sekitar pukul 11.00 siang, suasana tampak lengang.  Tidak banyak pengunjung. Padahal tanggal merah.

Marketing Balkondes Ngadiharjo Siti Alfiah menuturkan, kondisi ini mulai dirasakan sejak pertengahan Februari. Saat itu Kabupaten Magelang naik ke PPKM level 3. “Januari itu pengunjung biasa. Ketika naik level 3, mulai sepi,” ujar perempuan yang akrab disapa Alfi itu.

Angka kunjungan merosot. Baik pada hari kerja maupun akhir pekan. Per hari, hanya sekitar 20 tiket masuk yang terjual. Tidak seperti sebelumnya, ketika awal new normal,  bisa melepas 150-200 tiket per hari.

Baca juga:  Suhu Tubuh Wisatawan Borobudur Diperiksa

Long weekend kemarin juga sepi. Padahal perkiraan kami ya bisa ramai,” kata Alfi. Beruntung, pihaknya masih bisa bertahan. Tidak sampai merumahkan karyawan.

Februari kemarin juga nihil event. Ada empat komunitas yang membatalkan event karena pembatasan ini. Begitu pula dengan acara wedding.

“Kami sebenarnya membolehkan (acara wedding, Red), dengan pembatasan. Tapi dari customer sendiri yang nggak berani,” lanjut Alfi.  Dia berharap PPKM segera berakhir. Sebab sangat berdampak ke balkondes.

Sementara salah satu pengunjung Miftakul Hayu menuturkan, perlu ada kewaspadaan berwisata di tengah gelombang 3 pandemi Covid-19. Harus mawas diri dan menerapkan prokes.

Miftakul memilih Balkondes Ngadiharjo karena akses menuju lokasi cukup mudah. Pemandangannya bagus dan cocok untuk berfoto. Areanya yang luas juga membuatnya merasa lebih aman. “Karena outdoor juga. Terus ada tempat cuci tangan di beberapa titik,” bebernya. (rhy/lis)

Baca juga:  Orang Tua Butuh Jurus Jitu saat Dampingi Pembelajaran Jarak Jauh

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya