alexametrics

Doa Bersama Mengingat 167 Tahun Wafatnya Pangeran Diponegoro

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Warga Kota Magelang menggelar doa bersama untuk memperingati 167 tahun wafatnya Pangeran Diponegoro dan prajuritnya. Kegiatan ini diisi dengan tahlil dan pembacaan surah Yasin yang dipimpin Wakil Wali Kota Magelang Kiai Mansyur.

Wakil Wali Kota Kiai Mansyur mengungkapkan, doa bersama ini sangat tepat mengingat kembali tanggal wafatnya Pangeran Diponegoro, 8 Januari 1855. “Semoga Allah SWT ridho menerima amal baktinya dan menempatkan mereka di tempat yang paling mulia,” ungkap Mansyur, di sela-sela kegiatan.

Pengajian ini sekaligus mengingatkan pada generasi bangsa, bahwa pernah memiliki pejuang besar yang layak diteladani. Kegiatan ini juga menjadi upayanya dalam menjunjung tinggi konsep dan tatanan nilai kebersamaan. Membuang egosentris.

Baca juga:  Soal Jalur Sepeda Yos Sudarso, Pendiri VOC: Posisinya Nggak Pas

“Ini merupakan wujud nyata dari upaya peningkatan iman dan takwa seperti halnya Pangeran Diponegoro, yang merupakan pejuang religius dan taat pada Allah SWT,” imbuh Mansyur.

Sementara itu Ketua Penyelenggara Kegiatan Haul Pangeran Diponegoro Achmad Zainuddin BK menambahkan, Pangeran Diponegoro merupakan teladan bagi generasi saat ini. Perjuangannya besar dalam  melawan penjajah Belanda demi bangsa Indonesia.

“Dilihat dari moment ini bisa direfleksikan nilai-nilai perjuangan beliau untuk kebaikan generasi yang akan datang, di tengah konteks penjajahan zaman sekarang,” imbuh Zainuddin. (put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya