alexametrics

Wali Kota Magelang Izinkan Gelaran Olahraga, Asal Taat Prokes

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Kota Magelang masih terbuka dengan penyelenggaraan acara olahraga selama pandemi Covid-19. Sepanjang acara tersebut mematuhi protokol kesehatan dan Kota Magelang dalam situasi PPKM level 1.

“Kalau masih level 1 bisa, kalau nggak level 1, nggak bisa,” tegas Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz ingin, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, protokol kesehatan bersifat mutlak. Dirinya tidak ingin acara olahraga justru menjadi ajang penularan virus. Sementara kondisi pandemi di Kota Magelang sudah mulai terkendali. Tidak ada kasus aktif yang ditemukan dalam beberapa minggu terakhir ini. “Intinya (acara olahraga, Red)  sudah dibolehkan, asal prokes,” akunya.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Wulandari Wahyuningsih mengakui, acara olahraga dapat meningkatkan kunjungan wisata di Kota Magelang. Juga mendongkrak tingkat hunian hotel. Beberapa kegiatan wisata olahraga yang sudah berjalan saat PPKM level 1. Seperti liga satu, tenis lapangan, badminton, pertandingan Askot PSSI, dan sebagainya. Semua kegiatan itu pun mengumpulkan massa. Namun dilaksanakan dengan standar prokes yang ketat.

Baca juga:  Motion, Jaring Generasi Kreatif

Selain itu, kegiatan meeting incentive conference exhibition (MICE)  di Kota Magelang saat ini mulai bergeliat. Menyambut bangkitnya roda ekonomi di bidang pariwisata ini, Wulan telah memonitor hotel-hotel dan menata kesiapan destinasi-destinasi wisata dalam menyambut kehadiran para pelancong. Ia ingin memastikan, penegakkan prokes tidak boleh kendor.

“Kita harus kerja bareng. Masyarakat juga harus sadar, bahwa hidup dalam kondisi seperti ini harus prokes, dan hati-hati,” ungkapnya.

Terlebih, Kota Magelang menjadi kawasan penyangga kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Borobudur. Pihaknya akan menangkap peluang sekecil apapun. Di sisi lain memperkuat strategi pasar. Kota Magelang harus punya nilai lebih dalam pelayanan. Melayani wisatawan sampai tuntas. “Kita harus ada paket wisata yang terintegrasi dengan kota lain.” (put/lis)

Baca juga:  Upacara HUT Jateng, Pegawai Pemkot Magelang Berpakaian Adat

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya