alexametrics

Sudah Dibuka Lagi, Ini Daftar Tempat Wisata di Kota Magelang yang Wajib Dikunjungi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MagelangWisatawan tidak perlu khawatir berkunjung ke Kota Magelang. Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz memastikan bahwa penerapan protokol kesehatan (prokes) di destinasi wisata sudah berpedoman pada CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability). Seperti Kebun Raya Gunung Tidar dan Taman Kyai Langgeng (TKL).

Dengan mengantongi sertifikat CHSE, maka pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan terjamin. “Masih aman sekali berwisata di Kota Magelang,” katanya, Jumat, (3/12/2021).

Tak hanya itu, kata dokter Aziz, Kota Magelang berada pada status PPKM Level 1. Selama hampir dua pekan ini, juga tidak dilaporkan adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19. “Kasus positif nggak ada. Kemudian kasus meninggal juga nol, uji petik pembelajaran tatap muka (PTM) juga negatif,” ungkapnya.

Pemkot Magelang juga masih menggencarkan vaksinasi. Sampai dengan akhir November 2021, sudah 71 persen  warga Kota Magelang mendapat vaksin Covid-19. Sampai akhir tahun ini, pemkot mengejar target terpenuhi. Sekitar 70-80 persen warga setempat tervaksin.

Pelayanan vaksinasi ini, kata dokter Aziz, tidak hanya diperuntukan bagi warga dalam kota. Warga luar kota pun tetap mendapat kesempatan untuk mengikuti vaksinasi massal di Kota Magelang. Bahkan bagi wisatawan yang menginginkan vaksinasi di Kota Magelang, dilayani di Alun-alun Kota Magelang saat hari libur.

Baca juga:  Gencar Semprot Fasilitas Publik

Meski kasus Covid-19 di Kota Magelang melantai, ia mengimbau kepada wisatawan untuk tetap mematuhi prokes. Menurut dia, mencegah pandemi Covid-19 gelombang ke-3 perlu upaya bersama. Pemerintah, lintas instansi, pengusaha, pelaku wisata, masyarakat setempat, juga pengunjung atau wisatawan.

  1. Kebun Raya Gunung Tidar
Kebun Raya Gunung Tidar

Gunung Tidar merupakan sebuah gunung di tengah-tengah kota, setinggi 503 mdpl. Gunung ini dijuluki sebagai “Pakunya Tanah Jawa’. Konsep pengembangan wisata di Kebun Raya Gunung Tidar adalah mengkolaborasikan wisata alam dan wisata budaya.

Gunung Tidar menawarkan pesona alam yang indah.  Ditumbuhi tanaman pinus yang berusia puluhan tahun. Kemudian ada pohon khaya, kecrutan, dan mahoni yang kokoh berdiri. Pohon-pohon rindang ini membuat udara terasa sejuk. Kawasan ini pun sudah tertata. Pemkot Magelang telah membangun tangga menuju puncak Gunung Tidar, dan area istirahat bagi wisatawan yang ingin memulihkan tenaga setelah menaiki tangga.

Baca juga:  Penerimaan Pajak Tercapai Hampir Separo dari Target

Karena itu, Gunung Tidar cocok sebagai tempat olahraga. Jika ingin sampai puncak  harus melewati 1.002 anak tangga. Namun lelah itu akan tergantikan ketika melihat gagahnya Monumen Tanah Air Satu Bangsa yang menyimbolkan harmonisasi NKRI. Belum lagi, pengunjung bisa melihat keindahan Gunung Merapi dan Merbabu dari Gardu Pandang Taman Elang Jawa.

Selain itu, Gunung Tidar juga sangat dikenal sebagai wisata religi.  Di sini terdapat makam Syekh Subakir, Kiai Semar, dan Kiai Sepanjang. Di antara maqom-maqom ini, terdapat tugu SA yang diyakini sebagai titik pakunya tanah Jawa. Harga tiket masuk objek wisata Kebun Raya Gunung Tidar ini pun sangat murah, hanya Rp 3.000.

  1. Taman Kyai Langgeng
Taman Kyai Langgeng

Taman Kyai Langgeng merupakan obyek wisata unggulan di Kota Magelang. Bulan Desember ini, Taman Kyai Langgeng meluncurkan promo “Fun December”. Hanya dengan Rp 30.000, pengunjung bisa merasakan sensasi mencoba sembilan wahana gratis, di tambah waterpark dan waterboom.

Baca juga:  Pembangunan Flyover Canguk Dipercepat

Promo ini berlaku ketika melakukan reservasi atau pemesanan tiket minimal 10 orang. Sesuai dengan namanya, promo ini hanya berlaku sampai 31 Desember 2021. Setelah itu, harga tiket masuk (HTM) akan kembali normal Rp 24.000 untuk hari biasa (weekday), dan Rp 30.000 untuk hari libur (weekend).

  1. Kebun Bibit Senopati
Kebun Bibit Senopati

Kebun Bibit Senopati lokasinya tidak jauh dari Taman Kyai Langgeng. Sesuai dengan namanya, kebun bibit ini berada di Jalan Panembahan Senopati. Meski kebun ini tidak terlalu luas, namun menawarkan pemandangan yang sangat cantik. Taman ini ditata sedemikian rupa dengan arsitektur lanskap yang menawan. Ke depan juga untuk agroeduwisata atau wisata edukasi pertanian.

Tidak heran jika Kebun Bibit Senopati bisa menjadi jujukan wisatawan untuk berfoto-foto, sekaligus belajar tentang budidaya tanaman hias. Di Kebun Bibit Senopati, beberapa jenis tanaman hias juga dijual dengan harga terjangkau. Wisatawan dapat berwisata di sini tanpa mengeluarkan “isi kantong” alias gratis. (put/web/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya