alexametrics

Pemerintah Kota Magelang Targetken Nol Stunting

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang bertekad terus menekan jumlah anak penderita stunting. Wali Kota Magelang dokter Muhammad Nur Aziz mengatakan setidaknya ada 62 kasus anak stunting di Kota Magelang. Jumlah ini diharap terus berkurang tiap tahun sampai betul-betul nol stunting.

“Bagaimana kita siapkan generasi baru terbaik kalau masih ada stunting. Kalau masih ada stunting, menunjukkan kesehatan di kota tidak bagus. Harus kita tekan sampai nol dengan program-program terbaik,” ujarnya.

Ia menjelaskan stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam kurun waktu lama. Hal ini menyebabkan kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya. Ia berharap upaya penekanan ini dapat dilakukan oleh seluruh stakeholder dan semua elemen masyarakat di Kota Magelang.

Baca juga:  Rumah Terbakar Masuk Usulan Dibedah

“Maka, pencegahannya sedini mungkin asupan gizi ke anak harus tercukupi. Adanya Kampung KB ini tentu diharap dapat membantu pencegahan stunting ini. Para relawan saya minta ikut menangani ini dan menjaga agar tercipta keluarga berkualitas,” ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, dr Intan Suryahati mengaku, optimistis kasus stunting dapat teratasi. Dalam menangani ini, dinasnya tidak sendirian, mengingat masalah stunting bukan tanggung jawab Dinas Kesehatan semata tapi juga dinas-dinas terkait, termasuk masyarakat.

“Kita kolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP4KB). Juga tim Penggerak PKK dan elemen masyarakat sampai ke tingkat bawah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DP4KB Kota Magelang Khudoifah mengemukakan penanganan stunting menjadi salah satu fokus kegiatan di Kampung KB. Disebutkannya, sebesar 20 persen dari anggaran kegiatan di Kampung KB untuk penanganan stunting.

Baca juga:  Kota Magelang Siap Jadi Tuan Rumah Tiga Cabor Dulongmas Championship

“Bersama-sama kita tekan kasus stunting sampai nol. Dengan adanya Kampung KB ini memang diharapkan dapat membantu menangani kasus stunting ini dengan baik,” ucapnya. (rfk/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya