alexametrics

Pemkot Magelang Tawarkan Kawasan Potensial di Lembah Tidar

IKM Center Jadi Magnet Baru  

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Rencana pembangunan Industri Kecil Menengah (IKM) Center di kawasan sentra ekonomi Lembah Tidar, Kelurahan Magersari, merupakan gebrakan Pemkot Magelang mendukung kawasan strategis wilayah selatan Kota Magelang.

Sesuai masterplan, kawasan ini merupakan central bussiness district (CBD). Dalam pengembangannya, kawasan ini akan terintegrasi dengan Kebun Raya Gunung Tidar dan kawasan Shopping Center.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang Handini Rahayu menyebutkan, keberadaan IKM Center mendukung pengembangan kawasan sentra ekonomi Lembah Tidar.  IKM Center akan menjadi magnet baru dan menggairahkan iklim investasi di sana.  “IKM Center akan menjadi daya tarik untuk investasi di daerah sana,” ucap Dini.

Sesuai rencana tata ruang wilayah (RTRW), kawasan Lembah Tidar merupakan kawasan perdagangan dan jasa. Secara bertahap Pemkot Magelang sudah melakukan penataan kawasan ini, yakni di Pasar Klitikan Sidomukti, Sasana Mina, pusat kuliner, dan Terminal Tipe C. Penataan tersebut untuk mempermudah sirkulasi dan meningkatkan sarana transportasi.

“Sementara IKM Center akan menguatkan kawasan ini sebagai pusat perdagangan dan jasa, sehingga akan muncul pusat-pusat kegiatan yang baru, berhubungan dengan kegiatan ekonomi masyarakat,” ujar Dini.

Baca juga:  IKM Center Magelang Direalisasikan April 2022

Peluang investasi yang memungkinkan dilakukan di sana adalah pertokoan, usaha kuliner, dan lainnya. Karena kawasan ini akan menjadi rute wisata atau pintu keluar dari Kebun Raya Gunung Tidar.

Setelah IKM Center terbangun, selanjutnya kawasan Shopping Center mulai digarap. Saat ini sudah dalam tahap kajian untuk menentukan jenis pengembangan yang terbaik.

Dini menambahkan, IKM Center merupakan perwujudan dari visi Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz dan Wakil Wali Kota Magelang, Kiai Mansyur menjadikan Kota Magelang maju sehat dan bahagia.

Di samping itu, merupakan implementasi misi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dengan meningkatkan peran UMKM berbasis ekonomi kerakyatan.

“IKM Center ini juga berkesinambungan dengan program Magelang Keren (Kelurahan Entrepreneurship) yang akan dibentuk di masing-masing kelurahan,”ucapnya.

Dini menjelaskan, program Magelang Keren melibatkan masyarakat di tingkat bawah untuk produktif menghasilkan karya dan produk bernilai ekonomis.

Baca juga:  Ruas Jalan Utama Kota Magelang Ditutup

“Harapan kami begitu, masyarakat akan berlomba-lomba membuat produk unik dan memiliki nilai jual untuk dipasarkan di IKM Center,”ungkapnya.

Ia menambahkan IKM Center juga tidak hanya untuk sarana penjualan produk saja, tetapi juga untuk meningkatkan kapasitas, pendampingan, dan konsultasi UMKM.

Di sisi lain, tujuan program Magelang Keren adalah untuk memfasilitasi dan mengembangkan 1.500 wira usaha baru sampai tahun 2024. Setidaknya akan dilatih 2 orang di masing-masing RT menjadi calon wira usaha baru melalui program pemberdayaan masyarakat, maju sehat dan bahagia (Rodanya Masbagja).

Kabid Ekonomi dan Prasarana Wilayah (Ekpraswil) Bappeda Kota Magelang Iwan Triteny Setyadi menambahkan, konsep pola ruang kawasan Lembah Tidar adalah dengan mengarahkan kegiatan atau pemanfaatan ruang sebagai kawasan hijau proporsinya 30 persen. Kawasan perdagangan dan jasa termasuk perkantoran dengan proporsi 35 persen, serta kawasan permukiman 35 persen.

IKM Center diharapkan akan menambah hidup kawasan Lembah Tidar. Apalagi, setelah Gunung Tidar ditetapkan menjadi Kebun Raya dapat memperluas segmentasi pengunjung. Kebun raya memiliki lima fungsi, yakni sebagai konservasi, penelitian, edukasi, pendidikan wisata dan jasa lingkungan.

Baca juga:  Pemasangan APK Kurang Memadai

“Maka kawasan Lembah Tidar ini akan semakin ramai dikunjungi wisatawan. Yang kami harapkan, setelah wisatawan berkunjung ke Kebun Raya Gunung Tidar akan mampir ke kawasan Lembah Tidar untuk berkuliner dan membeli oleh-oleh di IKM Center dan sekitarnya,” imbuhnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang Catur Budi Fajar Sumarmo menyebutkan, gedung IKM Center akan dibangun sekitar April tahun 2022. Pihaknya mendapat bantuan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) senilai Rp 9,8 miliar untuk membangun gedung dua lantai di atas tanah seluas 1.900 meter persegi.

Tempat ini akan menjadi pusat perbelanjaan produk kerajinan dan makanan olahan khas Kota Magelang. Produk IKM dan UMKM itu akan dipajang di lantai dasar. Sedangkan lantai atas sebagai co-working space. (prokompim/mgl)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya