alexametrics

Operasi Zebra Candi, Polres Magelang Kota Kerahkan 55 Personel

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang –Sebanyak 55 personel Polres Magelang Kota akan dikerahkan dalam Operasi Zebra Candi 2021. Kegiatan  dimulai Senin (15/11/2021) sampai Minggu (28/11/2021).

Operasi ini untuk menekan tingginya jumlah pelanggaran lalu lintas dan edukasi protokol kesehatan (prokes).

“Pada operasi Zebra Candi 2021 ini, tidak berorientasi pada penegakan hukum lalu lintas semata. Tetapi kegiatan diarahkan pada pola preemtif dan preventif serta humanis,” jelas Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin usai apel gabungan, Senin (15/11/2021).

Asep mengatakan selain memberikan edukasi pentingnya kesadaran tertib berlalu-lintas, juga akan memberikan penyuluhan dan pembinaan disiplin protokol kesehatan. Untuk titik-titik pelaksanaan operasi sudah disiapkan. Untuk kegiatan ini, selain di titik rawan, kecelakaan lalu lintas, juga ada di persimpangan jalan. ”Termasuk juga kita akan datang ke sekolah-sekolah,” ucapnya.

Baca juga:  Lebaran, Artos Mall Tetap Buka

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi menambahkan, akan mendukung operasi dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Di wilayah Kota Magelang, kata dia,  terdapat sejumlah titik rawan kecelakaan dan rawan kemacetan. Itu akan menjadi titik utama penyuluhan bagi pengguna jalan.

Adapun, titik rawan kemacetan di Kota Magelang, sebagian besar terjadi di jalan persimpangan. Seperti di Jalan Jenderal Sudirman di dekat simpang empat Artos yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Magelang, juga di simpang Canguk yang menuju arah  Salatiga. Juga sepanjang Jalan Pemuda.

Sementara di Polres Magelang titik operasi di kawasan objek wisata. Tidak hanya di Candi Borobudur, namun objek wisata lainnya yang saat ini sedang booming. “Kegiatan ini juga dalam rangka membatasi kegiatan atau pergerakan masyarakat. Untuk antisipasi lonjakan kasus Covid,” ujar Kapolres Magelang AKBP Mochamad  Sajarod Zakun.

Baca juga:  67 Warga Binaan Lapas Magelang Masuk DPT

Wilayah rawan kecelakaan seperti Secang dan Mertoyudan juga menjadi fokus. Sajarod menyampaikan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara preventif serta humanis. Ia berharap tidak terjadi pelanggaran, bagi pengendara kendaraan bermotor. (rfk/man/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya