alexametrics

Tidak Ada Kasus KIPI, Vaksinasi Pelajar Jalan Terus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG — Tidak adanya kasus serius kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) yang dialami pelajar, berdampak positif pada cakupan kepesertaan vaksinasi masal.

Partisipasi pelajar tinggi. Di sisi lain, masih ada orang tua tak mengizinkan anaknya divaksin.

Kasi Dokkes Polres Magelang Kota Ipda Ahmad Malkan, S.Kep, mengakui kepercayaan masyarakat terhadap program vaksinasi meningkat signifikan.

Khususnya di kalangan pelajar, hal itu sangat terasa. Ia ingat, di awal-awal program vaksinasi pelajar mendapat tanggapan pro dan kontra dari orang tua. Muncul kekhawatiran, dan penolakan. Lain halnya dengan sekarang, banyak yang mencari.

“Dulu pada takut-takut, tapi sekarang banyak (orang tua, Red) yang tanya dan mencari vaksin untuk anaknya,” ujarnya di sela vaksinasi pelajar SMK Muhammadiyah Magelang, Jumat, (12/11).

Baca juga:  Sudah Kondusif, Dua Calon Sepakat Sukseskan Musorkotlub KONI Kota Magelang

Dikatakan Malkan, faskes milik Polres Magelang Kota sudah menyuntikkan berbagai jenis vaksin Covid-19 ke 50 ribu orang sasaran selama setengah tahun ini. Khusus pelajar, menggunakan jenis Sinovac.

“Secara umum, alhamdulillah tidak terjadi KIPI serius. Kalaupun ada, di batas wajar, karena ada yang belum sarapan, atau karena takut jarum suntik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah Magelang Atiningsih menyebut 90 persen warga sekolah telah mengikuti vaksinasi. Hal ini diketahui dari pendataan yang dilakukan sekolah. Sebanyak 138 anak mengikuti vaksinasi di luar lingkungan sekolah. Sementara total siswanya ada 418 anak.

“Sisanya kita carikan vaksin, bekerja sama dengan Puskesmas Jurangombo Selatan, Polres Magelang Kota, dan pihak-pihak lainnya,” ungkap Atin.

Baca juga:  Sehari Suntik Vaksin 2.027 Pelajar SMP

Pada vaksinasi kemarin, ada siswa yang baru mendapat dosis 1. Ada pula yang disuntik dosis ke 2. Sedangkan selama vaksinasi, ia tidak mendenggar adanya laporan KIPI. “Tidak ada masalah (KIPI, Red), mereka hanya mengeluh lapar dan mengantuk. Jadi aman,” akunya.

Siswa, Aan Agus, 18, mengaku lega menyelesaikan seluruh tahapan vaksinasi. Di sekolah, ia mendapat jatah vaksin dosis 2. Sampai penyuntikan dosis terakhir, dia tidak merasakan adanya perubahan pada kesehatan tubuhnya, seperti gejala KIPI.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang dr Intan Suryahati membenarkan tidak adanya laporan kasus KIPI dari kalangan pelajar. Vaksinasi pelajar jalan terus. Sasarannya siswa SMP dan SMA/SMK. (put/lis)

Baca juga:  Berbaur Rayakan Hari Kebangkitan Nasional di Mal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya