alexametrics

Aniplants Jadi Penanda Bangkitnya Semangat Pengusaha

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Pameran tanaman hias dan binatang peliharaan (pets) bertajuk Aniplants menjadi penanda bangkitnya semangat pengusaha dari pandemi Covid-19. Mereka berharap pameran kali ini bisa mendongkrak omzet yang selama ini menurun drastis karena ketatnya aturan PPKM.

Tegar, 31, peserta pameran asal Solo ini senang bisa kembali berpameran. Sebenarnya, penjual berbagai jenis kura-kura darat dan air ini sempat merasakan kenaikan harga kura-kura pada awal pandemi. Harga naik sekitar Rp 200 ribu untuk tiap jenis. Hal itu dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya permintaan yang tinggi.

“Awal-awal pandemi laris, karena banyak orang yang di rumah, butuh hiburan. Saat itu juga, ekspor dan impor hewan juga tidak bisa dilakukan, sehingga yang bisa dijual hanya setok yang ada di Indonesia saja,” terangnya Kamis (11/11).

Baca juga:  Layanan Jemput Bola Masih Dihentikan

Namun semakin ke sini, permintaan menurun. Penjualan online pun sulit, karena tingginya persaingan bisnis. “Harus ikut pameran, sekalian edukasi kepada pengunjung ada banyak jenis kura-kura dan cara perawatannya beda-beda,” ucapnya.

Kura-kura darat misalnya, butuh perawatan lebih khusus. Yakni pengaturan suhu ruangan yang hangat, 30 derajat celcius. Bila kurang dari ini, nafsu makan akan berkurang. “Sebenarnya biaya makan mereka murah, yang mahal biaya listrik untuk lampu, karena suhu sekitarnya harus hangat.”

Ia membawa kura-kura darat Sulcata asal Afrika. Ia membanderol Sulcata 25 sentimeter seharga Rp 4,5 juta. Adapun jenis lain dengan berbagai ukuran dan harga. “Bahkan jenis Sulcata ini juga bisa dijadikan investasi,” akunya.

Baca juga:  Nikmati Kuliner Sambil Dengarkan Musik

Pasalnya, semakin besar Sulcata, semakin mahal. Kura-kura juga memiliki umur yang panjang. “Kalau buat investasi biasanya beli 5 sampai 10 ekor. Karena harga indukan dengan ukuran 50 sentimeter bisa mencapai Rp 25 juta per ekor,” ucapnya.

Sementara itu Iwan, peserta asal Magelang berjualan bonsai. Keikutsertaan pada pameran ini tidak hanya untuk berjualan, tapi juga edukasi pelestarian lingkungan.

Event Promotion Artos Mall Prio Aji Prasetyo menambahkan, pameran ini diikuti 17 stan dari Magelang dan sekitarnya dan akan berakhir 15 November nanti. Pameran ini untuk mendongkrak kunjungan mal, dan membangkitkan usaha-usaha kecil yang terdampak pandemi Covid-19. (put/ton) 

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya