alexametrics

Gunung Tidar Magelang Buka 24 Jam

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Kerinduan masyarakat untuk berkunjung dan berziarah di objek wisata Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang terobati. Mulai Selasa (26/10/2021) Kebun Raya Gunung Tidar sudah kembali beroperasi menerima kunjungan wisatawan. Karena Kota Magelang sudah PPKM level 2.

Kepala UPT Kebun Raya Gunung Tidar Yhan Noercahyo Wibowo mengatakan sebelumnya selama selama tiga minggu melakukan simulasi. Buka di hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Mulai Selasa (26/10/2021) objek wisata alam dan religi ini sudah dibuka. “Rencananya objek wisata ini akan kita buka 24 jam setiap hari,” jelas Yanur saat dihubungi lewat telepon, Selasa (26/10/2021).

Yhan menerangkan selama simulasi tiga minggu kemarin, sudah sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan. Apalagi antusias masyarakat untuk berkunjung ke tempat wisata ini cukup tinggi. Pada Minggu (17/10/2021) jumlah tiket yang terjual mencapai 1.594, jumlah ini meningkat dari minggu sebelumnya 1.006 tiket.

Baca juga:  UMKM Wajib Manfaatkan Teknologi Digital

“Ini momen yang kita tunggu-tunggu, setelah sekian lama tutup karena pandemi Covid-19 dan PPKM. Mudah-mudahan pariwisata kita bangkit lagi,” ujarnya.

Ia memastikan objek wisata Gunung Tidar aman dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal itu didukung dengan resmi mendapat sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

“Kita juga wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi untuk skrining pengunjung dan pegawai. Anak di bawah 12 tahun boleh masuk asal didampingi orangtua,” jelasnya.

Menurutnya, pengunjung yang datang langsung diminta mencuci tangan dengan sabun. Selanjutnya, pengunjung mengantre dengan memperhatikan jarak minimal 1,5 meter masuk ke bilik disinfektan. Selanjutnya diminta memindai barcode menggunakan ponsel pintar melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Baca juga:  Berhasil Kendalikan Kasus Korona, Magelang Lepas dari Zona Merah

”Berikutnya pengunjung dicek suhu tubuhnya. Pengunjung juga tidak diperkenankan duduk di tanda silang,” tuturnya.

Tidak hanya area masuk, di dalam area wisata pihaknya selalu aktif mengimbau pengunjung untuk tetap jaga jarak selama berwisata dan cuci tangan atau memakai hand sanitizer.

“Petugas kami keliling untuk mengawasi dan mengingatkan pengunjung agar patuh pada protokol kesehatan. Hal ini demi kebaikan kita semua, sehingga tidak terjadi penyebaran Covid-19,” ucapnya. (rfk/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya