alexametrics

Wisata Gunung Tidar Magelang Lulus Verifikasi CHSE

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Objek Wisata Gunung Tidar Magelang berhasil lulus verifikasi cleanliness, health, safety and environment sustainability (CHSE). Sehingga mendapat sertifikat CHSE. Penilaian dan verifikasi dilakukan secara langsung oleh tim audit Sucofindo Sabtu (2/10/2021) lalu.

Kepala UPT Kebun Raya Gunung Tidar Yhan Noercahyo Wibowo mengatakan salah satu unsur tempat wisata untuk dapat buka kembali dengan lulus verifikasi CHSE. Yhanur menjelaskan ada 84 indikator yang dinilai oleh tim audit. Di Kebun Raya Gunung Tidar dari 84, berhasil terpenuhi 81 indikator.

“Untuk tiga indikator yang belum terpenuhi ini karena memang belum ada di Kebun Raya Gunung Tidar. Salah satunya tentang pelayanan online. Seperti pengembalian tiket atau refund secara online,” jelas Yhanu kepada wartawan koran ini saat ditemui di kantornya Selasa (5/10/2021).

Baca juga:  PPKM Mikro Diperpanjang

Setelah seharian dilakukan verifikasi oleh tim auditor, akhirnya Taman Kebun Raya Gunung Tidar dinyatakan lulus dan berhak atas sertifikat CHSE. Selain sertifikat CHSE, Objek Wisata Gunung Tidar Magelang juga mendapatkan sertifikat InDOnesia CARE, dan labeling I Do Care.

Meski sudah lolos, ia mengatakan dari tim audit menganjurkan untuk menambah papan informasi. “Baik terkait protokol kesehatan, penanganan sampah, informasi dan imbauan menjaga kebersihan. Serta informasi jika terjadi sebuah bencana,” ucapnya.

Meski sudah mengantongi sertifikat CHSE, Taman Wisata Gunung Tidar belum bisa membuka wisata untuk umum. Hal ini karena sesuai aturan, pihaknya menunggu PPKM level 2 baru bisa buka untuk umum. Kalau masih di level 3 baru sebatas simulasi. “Maka, kami menunggu arahan dari Pemkot Magelang. Bila diperlukan buka kami siap melaksanakan,” ujarnya.

Baca juga:  Penanganan Lebih Terjamin di Tempat Isolasi Terpusat

Diterimanya sertifikat CHSE ini menunjukan kesiapan Kebun Raya Gunung Tidar menyambut para wisatawan berkunjung di masa pandemi. Termasuk kunjungan anak-anak dan para peziarah dari luar yang sudah tidak sabar kembali datang. “Untuk saat ini masih sebatas perawatan dan penambahan bunga-bunga di taman,” jelasnya. (rfk/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya