alexametrics

Jaga Keberlangsungan Wisata Lokal, Ajak Siswa Belajar di Tempat Wisata

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang mengimbau kepada seluruh sekolah SD dan SMP agar melaksanakan kegiatan aktivitas di luar sekolah. Tempatnya di Taman Kyai Langgeng (TKL). Arahan ini untuk menjaga keberlangsungan wisata lokal saat pandemi Covid-19.

Plt Kepala Disdikbud Kota Magelang Kustomo menjelaskan dalam pembelajaran tatap muka (PTM), ada kegiatan di luar ruangan atau outdoor activity. Terkait teknis pemberangkatan ia bebaskan kepada masing-masing sekolah.

Siswa bisa berkumpul di sekolah terlebih dahulu, lalu menuju ke TKL secara bersama-sama. Atau dari rumah masing-masing siswa, langsung menuju ke TKL “Selain untuk kegiatan pembelajaran, juga untuk mengenalkan obyek wisata lokal,” ujar Kustomo.

Baca juga:  Program Jemput Sakit Antar Sehat Jangan Seperti Angkot

Kegiatan itu juga sebagai penyegaran. Selama ini siswa mengalami kejenuhan belajar daring. Anak-anak juga diajarkan peduli terhadap satwa-satwa di TKL. Sebab selama PPKM, obyek wisata kebanggaan Kota Magelang itu tidak boleh beroperasi. Tidak punya pemasukan.

“Satwa-satwa di sana juga butuh makan. Nanti bisa dicoba dulu oleh sekolah-sekolah yang dekat dengan TKL, seperti SMP Negeri 7 dan SD Kemirirejo,” ucapnya.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Wulandari Wahyuningsih mengapresiasi kebijakan Kepala Disdik Kustomo. Ia mengakui TKL memiliki beban operasional tinggi.

Tidak hanya untuk pemeliharaan satwa dan wahana saja, tapi juga nasib 100 karyawan. “Ini bagus. Nanti biar pak Dirut TKL yang bicara sendiri soal harga diskon tiket untuk pelajar,” jelasnya.

Baca juga:  Pengadilan Agama Magelang Selesaikan 276 Perkara

Di sana, para siswa bisa belajar ragam satwa. Ada juga tanaman-tanaman langka. Bahkan luas TKL sangat memungkinkan untuk kegiatan belajar siswa.

Pandu, salah satu karyawan TKL menyebutkan, tempat wisata yang buka di masa PPKM level 2 hanya boleh menerima 25 persen dari jumlah kapasitas normal. Artinya hanya sekitar 433 kunjungan per hari. (put/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya