alexametrics

Pariwisata di Kota Magelang belum Bergeliat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Geliat pariwisata di Kota Magelang belum terasa. Pengusaha hotel tetap optimistis, dan mendukung langkah pemerintah memberlakukan PPKM.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kota Magelang Edi Hamdani mengatakan dukungan itu beralasan. PPKM dinilai mampu mengendalikan kasus Covid-19 secara signifikan. Harapan dia, pandemi segera berakhir. Ekonomi bangkit. “Kita sabar menunggu,” ujar Edi, saat dihubungi wartawan koran ini.

Menurut dia, PPKM berdampak pada sepinya aktivitas pariwisata. Semua tempat wisata tidak beroperasi. Alhasil jarang ada tamu yang menginap. Okupansi hotel hanya di kisaran 20-20 persen pada hari biasa, dan 40 persen pada saat hari libur. Itu pun tak mesti. “Oktober dan November kita masih harus bertahan lagi,” ujarnya.

Baca juga:  Kesulitan Biaya, Bersyukur Ada Sunat Gratis

Yang bisa dilakukan anggota PHRI saat ini, kata dia, membenahi pelayanan. Semua disesuaikan protokol kesehatan Covid-19. Bahkan sebelum ada standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability), pihaknya sudah menerapkan itu.

“Kami sudah simulasi, menyediakan tempat cuci tangan, handsanitizer, tamu dan karyawan wajib pakai masker, di cek suhunya. Bahkan meja tamu di restoran juga diberi sekat,” akunya.

Menerapkan prokes, tidaklah membuat hotel dan restoran merugi. Walaupun kenyataannya, menambah sedikit anggaran pengeluaran perusahaan. Namun ia yakin, upaya ini akan mendatangkan nilai yang lebih. Sebab, kecenderungan tipe  tamu pada saat ini lebih nyaman ketika berkunjung ke suatu tempat yang prokesnya ditegakkan.

“Mulai sekarang kita harus membiasakan diri hidup ala PPKM. Karena ke depan saat pandemi berakhir, orang-orang masih akan terbawa suasana saat PPKM,” ucapnya.

Baca juga:  Air Mulai Tercemar Limbah Domestik

Edi mengimbau kepada anggotanya, agar tetap mematuhi rambu-rambu prokes. Mengikuti ketentuan-ketentuan dari pusat. Serta mempersiapkan diri dalam memyambut tamu POPDA Kedu pada Oktober mendatang.

“Jaga prokes. Kita berharap pandemi berubah jadi endemi,” tuturnya.

Sebelumnya Kepala Disporapar Kota Magelang Wulandari Wahyuningsih mengatakan Kota Magelang akan menjadi tuan rumah POPDA Kedu, 11-14 Oktober 2021. Enam daerah yang mengikuti. Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, Kebumen, dan Purworejo. Tiap kontingen mengirim sekitar 130 perserta. Terdiri dari atlet, dan ofisial. (put/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya