alexametrics

Pembangunan Gedung Puskesmas di Magelang Ikuti Prototipe Kemenkes

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang Wali Kota Magelang meninjau empat proyek pembangunan fisik. Meliputi gedung Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP4KB), basement RSUD Tidar, lapangan tenis outdoor Moncer Serius di Gelora Sanden, dan Puskesmas Magelang Utara. Selama peninjauan, ia tak memiliki catatan khusus.

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz melihat tidak ada kendala berarti di lapangan. Semua sesuai target pengerjaan. “Setelah bangunan-bangunan itu jadi, semoga bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata dia saat meninjau di lokasi terakhir, Puskesmas Magelang Utara, Selasa (21/9/2021).

Saat lokasi puskesmas dibangun, kata Aziz, pelayanan dipindah ke tribun timur stadion dr Moch Soebroto, dan disebar di empat Puskesmas Pembantu (Pustu) wilayah kerja Puskesmas Magelang Selatan. “Kita inginkan pelayanan kesehatan di Kota Magelang ini harus paripurna. Lebih modern, dan jadi membantu rumah sakit,” tandasnya.

Baca juga:  Pesta Kembang Api di Alun-Alun Kota Magelang Obati Kerinduan Masyarakat

Plt Kepala Puskesmas Magelang Utara Istiqomah mengungkapkan, puskesmas ini belum pernah direnovasi sejak 2003. Selain untuk peningkatan fasilitas pelayanan, pembangunan ini mengacu pedoman prototipe puskesmas yang disyaratkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). “Nantinya ada pemisahan antara pasien infeksius, dan noninfeksius, ruangnya sendiri-sendiri,” tuturnya.

Ia mencontohkan penyakit infeksius. Pada pasien bergejala influenza tidak boleh dicampur dengan pasien anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang ber-komorbid. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir risiko penyebaran penyakit infeksi. “Selama ini kita kurang ruang, lahan juga sempit, hanya bisa memodifikasi layanan,” akunya.

Dia harap, gedung yang dibangun dengan biaya Rp 5,2 miliar itu akan memenuhi keinginan masyarakat. Apalagi 23.500 warga Kota Magelang mengakses layanan kesehatan di Puskesmas Magelang Utara. Rata-rata kunjungan per hari di angka 200-250 pasien, tersebar di puskesmas induk dan pustu. “Kira-kira ada 3.000-4.000 kunjungan per bulan di puskesmas induk dan jaringan kami,” jelasnya. (put/ton)

Baca juga:  Proyek Jalan Sriwijaya Dikebut

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya