alexametrics

Pagerwesi Pagari Jiwa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Sebanyak 100 orang taruna, TNI dan keluarga Akademi Militer (Akmil) Magelang yang beragama Hindu melaksanakan persembahyangan Hari Raya Pagerwesi di Pura Wirabuana Akademi Militer. Pinandite I Wayan Kadek mengatakan pagerwesi ini memiliki arti sebagai pagar besi yang melambangkan suatu perlindungan yang kuat.

Di mana segala yang dipagari dengan kuat berarti sesuatu yang sangat dilindungi karena berharga. Tujuannya yakni untuk memagari jiwa dalam rangka penyucian diri supaya bisa menerima kemuliaan dan keberkahan dari Tuhan Yang Menciptakan.

“Hari Pagerwesi dimaknai sebagai magehin awak artinya yasa kuat teguh untuk memagari diri. Maksudnya memberi pagar diri agar terhindar dari godaan untuk berbuat yang melanggar ajaran agama,” lanjutnya.

Baca juga:  Hermahayu, Doktor Ke-16 UMMagelang

Pagerwesi dilaksanakan setiap Rabu Kliwon wuku Sintha yang datang setiap 210 hari sekali sesuai dengan kalender Bali. Hari pagerwesi merupakan rerahinan gumi, sama halnya dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Rahinan gumi artinya hari raya untuk semua masyarakat baik pendeta maupun umat biasa. (rfk/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya