alexametrics

Ketua Demokrat Kota Magelang Dilaporkan ke Polres

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Gejolak internal DPC Partai Demokrat Kota Magelang masih berlanjut. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Magelang Dian Mega Aryani (DMA) dilaporkan ke Polres Magelang Kota dengan tuduhan dugaan penggelapan keuangan partai.

Aduan disampaikan Ketua DPAC Partai Demokrat Magelang Tengah Robertus Prayogo dan mantan Tenaga Ahli Fraksi Demokrat DPRD Kota Magelang Fajar Widyanto ke Polres Magelang Kota pada Kamis (12/8/2021) lalu. Saat menyampaikan aduan, keduanya didampingi oleh kuasa hukum M Hassan Latief.

Saat ditemui di kantornya Rabu (18/8/2021) Hassan menjelaskan penggelapan uang partai yang diduga dilakukan DMA ini sekitar Rp 324 juta. Dana ini bersumber dari iuran tiga anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Magelang selama tiga tahun (2018-2020). Dana tersebut tidak pernah sama sekali diserahkan kepada bendahara partai.

Baca juga:  Pelatihan Pengembangan Usaha di Masa Pandemi

Ia menambahkan ada tiga anggota fraksi di DPRD, masing-masing iuran Rp 3 juta per bulan. Selama tiga tahun ini rutin iuran dengan sistem potong gaji melalui Sekretariat DPRD maupun transfer dari anggota fraksi ke rekening pribadi DMA. Uang iuran anggota fraksi yang diatur dalam AD/ART partai ini, kata Hassan, seharusnya disetorkan ke bendahara partai dan digunakan untuk kegiatan partai. “Kami sudah konfirmasi ke bendahara partai dan menyatakan memang belum pernah menerima uang iuran fraksi itu selama tiga tahun. Atas dasar itu, kami membuat laporan ke kepolisian dengan dugaan penggelapan atau Pasal 372,” ucap Latief.

Ketua DPAC PD Magelang Tengah Robertus Prayogo mengaku apa yang dilakukannya ini demi meluruskan dan mengharmoniskan jalannya partai. Sebelum mengadu atau melapor, pihaknya sudah memikirkan matang-matang. Termasuk menyiapkan bukti dan saksi. Sebelumnya pihaknya sudah melayangkan mosi tidak percaya. Ternyata tidak ada respon atau tanggapan dari DMA. Bahkan, DPC merekomendasikan pemberhentian Fajar sebagai tenaga ahli Fraksi Demokrat di DPRD. “Maka dari itu, kami memberanikan diri untuk mengadu ke polres ini,” paparnya.

Baca juga:  Pemkot Magelang Dorong Masyarakat Lebih Berdaya

Pada dasarnya, pihaknya sudah memberikan peringatan kepada DMA soal keuangan partai ini. Namun, tidak pernah mendapatkan respon dari yang bersangkutan. “Kami menyampaikan aduan ke polisi ini dengan harapan ada respon positif dari DMA. Kami juga masih membuka pintu mediasi,” ujarnya didampingi Fajar.

Sementara itu, Dian Mega Aryani ketika dimintai tanggapan terkait konflik di partai, ia tak mau memberikan penjelasan. Dian hanya menyatakan “no comment”. (rfk/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya