alexametrics

Vaksinasi Masal, Percepat Herd Imunity

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Polres Magelang Kota melakukan vaksinasi masal di gedung Kyai Sepanjang. Jumlah peserta vaksinasi Senin (21/6/2021) mencapai 510 orang. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-75 tahun 2021.

“Vaksinasi ini dilakukan dalam rangka percepatan vaksin. Sehingga Kota Magelang terbentuk herd immunity  di tengah masyarakat. Diharapkan menjadi salah satu cara memutus penyebaran Covid-19,” ucap Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi usai meninjau vaksinasi di gedung Kyai Sepanjang Kota Magelang kemarin.

Dia berharap, vaksinasi masal ini akan mempercepat berakhirnya wabah Covid-19. Sehingga mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat di Provinsi Jateng khususnya Kota Magelang.

Lebih lanjut, Luthfi menyebut pelaksanaan PPKM berskala mikro di Kota Magelang sudah berjalan dengan luar biasa. Dengan leading sektor Bhabinkamtibmas dan Babinsa dan para lurah.

Baca juga:  Langkah Sederhana Selamatkan Lingkungan

Luthfi menyebut, angka Covid-19 di Jateng menanjak pascamudik Lebaran. Hal itu disebabkan faktor-faktor tertentu. ”Di antaranya adanya masyarakat yang kurang patuh. Kemudian kejenuhan dengan situasi pandemi Covid-19,” ujar dia.

Ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya 3T (testing, tracing dan treatment) dan 5M. “Yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” jelasnya.

Sementara itu Sekda Kota Magelang Joko Budiyono mengatakan vaksinasi Covid-19 di Kota Magelang capai 98 persen. Namun belum menyentuh ke anak-anak. Menunggu arahan pusat. Prioritas masih untuk kelompok rentan, lansia, dan pelayan publik.“Masih untuk 18 tahun ke atas,” kata Joko Budiyono, kemarin.

Baca juga:  Tarif Rusunawa Kembali Normal

Salah satu warga, Wahyudi, 58, merasa lega sudah divaksin. Ia menunggu-nunggu sejak lama. Namun ia tidak pernah masuk jatah kategori lansia. Padahal orang-orang seumuran dengannya, menantikan vaksinasi, karena berisiko tinggi. “Begitu dengar ada vaksinasi ini, saya langsung hubungi Babinkamtibmas, dan didata,” aku pria yang bekerja sebagai kuli itu. (rfk/put/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya