alexametrics

Semangkuk Wedang Kacang yang Mengenyangkan

Kuliner-Kuliner Legendaris Kota Magelang yang Tetap Eksis (5/bersambung)

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Setiap sore hingga malam, di Jalan Pajang, Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang terdapat warung yang selalu ramai pembeli. Warung kecil berada di samping saluran air tersebut, menjajakan menu spesial yang selalu diburu pelanggan. Yakni wedang kacang.

Sesuai namanya. Wedang kacang merupakan minuman hangat dengan bahan utama kacang tanah. Menik anak pemilik warung mengatakan wedang kacang berjualan sejak tahun 1982.

Menik menceritakan sebelumnya, sekitar 1980-an wedang kacang sudah ada namun tidak di Magelang. Adanya di Purworejo. “Waktu itu yang berjualan engkong saya. Baru tahun 1982 wedang kacang dibawa ibu saya ke Magelang,” ucap Menik.

Ia menambahkan wedang kacang ini merupakan asli resep buatan sendiri. Dulu engkongnya pernah cerita kalau resep wedang kacang ini asli racikan sendiri. Hanya dengan bahan utama kacang tanah bisa menghasilkan cita rasa manis gurih yang khas.“Cita rasa inilah yang membuat wedang kacang selalu diburu pelanggan,” ujarnya saat ditemui wartawan koran ini di warungnya Minggu (30/5/2021).

Baca juga:  10 Gram Telur Hasilkan 30 Kilogram Maggot

Isi wedang kacang cukup sederhana. Kuahnya berasal dari sari kacang. Untuk mendapatkan sari kacang, kacangnya itu direbus dari pagi sampai mengeluarkan sari kemudian ditambah gula. Wedang kacang ini disajikan dalam mangkuk bersama ketan. Ia mengatakan kacang yang digunakan adalah kacang tanah biasa, namun dengan kualitas yang paling bagus.“Biasanya pelanggan itu selalu bilang kalau menikmati satu porsi wedang kacang akan membuat perut kenyang,” jelasnya.

Menik mengaku selalu menggunakan bahan-bahan yang terbaik. Cita rasa juga tetap dijaga, tanpa mengurangi dan menambah bahan lainnya. “Sesuai dengan resep pertama kali,” ucapnya.

Warung tersebut juga menyediakan wedang ronde, sekoteng, dan kolak. Sebagai camilan, ada pula hidangan khas Magelang yang juga menjadi andalan warung ini. Yakni sate pisang. Kudapan ini menggunakan pisang kepok rebus yang dibalut dengan adonan hongkue, rasanya manis, gurih, dan mengenyangkan. Ada pula lumpia dan tahu goreng yang tidak kalah enaknya. Jika masih lapar, pengunjung juga bisa menikmati bakso, bakmi goreng, dan nasi goreng.

Baca juga:  Hendak Balap Liar, 121 Motor Diamankan

Setiap hari kecuali hari Kamis, warung wedang kacang Kebon siap malayani pembeli mulai pukul 16.30 sampai 20.00. Untuk hari biasa hanya menghabiskan lima kilo kacang. Sedangkan Sabtu dan Minggu mencapai tujuh kilogram kacang. Untuk satu porsi wedang kacang harganya Rp 10.000. (rfk/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya