alexametrics

Libur Sekolah Dua Minggu

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Libur Lebaran 1442 Hijriyah bagi sekolah, resmi diperpanjang. Lamanya menjadi dua minggu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang mempertimbangkan keselamatan kesehatan siswa dari penularan Covid-19.

Kepala Disdikbud Kota Magelang Agus Sujito mengatakan kebijakan ini relevan diambil dalam situasi seperti ini. Semata-mata melindungi warga sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Menurutnya ideal, jika PTM dibuka sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri. “Maka sekolah PTM percontohan baru masuk 24 Mei,” katanya, kemarin.

Masuk sekolah lebih awal memang berisiko. Mengingat mobilitas masyarakat selama Lebaran tinggi. Banyak pemudik, dan saling berinteraksi. Tidak menutup kemungkinan mereka juga liburan ke tempat-tempat wisata. “Kami rasa, sangat perlu (libur diperpanjang, Red) melihat perkembangan penularan Covid-19,” ungkapnya.

Baca juga:  Daftar Pemilih Berkelanjutan Kota Magelang Berkurang Ratusan

Dia menyebut, Pemkot Magelang menggelar uji coba PTM beberapa kali. Periode pertama, PTM digelar di 31 sekolah. Uji coba PTM kedua, 19-30 April, diikuti 44 sekolah. Lalu PTM gelombang tiga, dimulai 24 Mei. Diikuti 44 sekolah. Penambahan jumlah sekolah yang melaksanaan uji coba PTM ini, karena mereka mampu menunjukkan komitmen penerapan protokol kesehatan dengan baik.

Menurutnya, 44 sekolah itu diantaranya ada Taman Kanak-kanak (TK). Ia akui,  TK dianggap berisiko tinggi terhadap penularan Covid-19. Namun ia yakin, protokol kesehatan diberlakukan secara ketat. Waktu kegiatan tatap muka dibatasi. Dengan begitu, penularan bisa dicegah. “Semua guru di Kota Magelang sudah 100 persen divaksin, terkahir 120 guru TK yang divaksin,” ujarnya. (put/lis)

Baca juga:  Panen Sayur Puluhan Kilogram di Lahan Sempit

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya