alexametrics

Waduh, Ada Pedagang Nakal yang Jual Daging Busuk di Pasar Rejowinangun dan Kebonpolo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Operasi penertiban pangan asal hewan di pasar tradisional Kota Magelang membuahkan hasil. Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang menyita sejumlah daging busuk masih dijual.

Kepala Disperpa Kota Magelang Eri Widyo Saptoko menjelaskan, operasi ini untuk menjamin daging aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Momentum Lebaran, kerap dijadikan kesempatan pedagang nakal menjual daging tak layak konsumsi untuk meraup untung lebih. “Saat ini, biasanya banyak masyarakat yang mengonsumsi daging sapi, maupun ayam,” ujarnya.

Tim berhasil mengamankan 8 kilogram daging ayam busuk,  1 kilogram daging sapi mengandung cacing hati. Temuan itu di Pasar Rejowinangun. Sedangkan di Pasar Kebonpolo, tim menyita 1 kilogram daging sapi busuk. “Semua kita sita dari tiga pedagang,” ucapnya.

Baca juga:  Imam Musala Dibacok saat Sujud, Istrinya Tewas karena Halangi Aksi Pelaku

Semua daging itu kemudian diangkut tim untuk dimusnahkan. Sementara pedagang dibina. “Kita harap masyarakat hati-hati, pilih yang betul-betul masih segar, sehingga aman dikonsumsi,” imbuhnya.

Pihaknya akan terus melakukan operasi. Termasuk mengawasi rumah potong hewan (RPH), terkait permohonan surat keterangan kesehatan daging (SKKD). “Akan kita kontrol ketat, sehingga tidak ada daging tak layak yang lolos dijual di pasaran,” tegasnya.

Sementara itu Kabid Peternakan dan Perikanan Hadiono mengerucutkan pada lima kegiatan pengawasan daging. Yakni, daging ilegal, daging gelonggongan, daging oplosan, daging berbahan pengawet. Kemudian  daging yang tidak memenuhi syarat kesehatan. “Kelima ini jadi perhatian kami dalam operasi penertiban penjualan daging, dan hasil ternak dari luar Kota Magelang,” tandasnya. (put/lis)

Baca juga:  Personel Gabungan Siap Amankan Demo Mahasiswa di Kota Magelang

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya