alexametrics

Menunggu Beduk Magrib di Pasar Ngabuburit Rindam

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Menunggu berbuka puasa, warga Kota Magelang jalan-jalan ke Pasar Ngabuburit Rindam Magelang. Berada di bekas SMP Tendean di Jalan Piere Tendean. Pasar Ramadan ini ramai pengunjung.

Pasar Ngabuburit ini ada sejak 2019. Namun di tahun 2020 pasar diliburkan karena pandemi. Saat wartawan koran ini datang pukul 16.35, suasana masih lengang. Semakin sore, mendekati azan magrib masyarakat mulai berdatangan.

Banyak jajanan dijajakan. Sosis bakar, telur gulung, kebab, es buah, es boba, crepes, sate lontong, dimsum, stik ikan barracuda dan masih banyak lagi. Ada juga penjual pakaian dan mainan anak. Para pedagang sudah siap sejak pukul 15.30.

Koordinator Pasar Ngabuburit Tanti mengatakan pasar Ramadan ini dinamakan Pasar Ngabuburit Rindam, karena lokasi jualan berada di kawasan Rindam IV Diponegoro. Izin dan kerja sama langsung ke Rindam.

Baca juga:  Tunggu Sertifikasi Padi Sri Mulyo

“Jadi biar lebih enak penyebutannya dan mudah dikenal masyarakat,” jelas Tanti saat ditemui di pasar Selasa (27/4/2021) sore.

Tanti mengatakan pedagang yang berjualan kurang lebih 100 orang. Terdiri dari pedagang kuliner dan nonkuliner. Untuk nonkuliner ada fashion dan penjual mainan. Tanti meminta kepada semua pedagang agar menerapkan protokol kesehatan. Selalu memakai masker, menjaga jarak. Sebelum jualan dan saat memberikan pelayanan harus cuci tangan terlebih dahulu. Salah seorang pedagang Agung Tri Cahyo mengaku bisa mendapatkan omset Rp 900 ribu sampai Rp 1,3 juta. Pengunjung Indah Kumala mengaku senang ada pasar seperti ini lagi di bulan puasa.  Indah kangen dengan suasana bulan Ramadan seperti ini. Ada banyak penjaja makanan. “Tahun lalu nggak ada pasar ngabuburit begini. Jadi sekarang senang, sudah ada lagi. Tapi yang penting kita terapkan protokol kesehatan. Pakai masker jangan lupa,” ujarnya. (rfk/lis)

Baca juga:  Disabilitas Belajar Bisnis Digital

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya