alexametrics

Peserta Pelatihan Barbershop Buka Lapak Cukur Gratis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Ruang sidang lantai satu Setda Kota Magelang berubah menjadi salon dadakan. Rupanya, para peserta pelatihan barbershop Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Magelang sedang praktik mencukur rambut para ASN di lingkungan Pemkot Magelang.

Kegiatan ini merupakan agenda praktik kerja lapangan (PKL). Namun tidak dilakukan di sebuah salon. Melainkan door to door. Setidaknya mereka sudah membuka lapak cukur gratis di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dishub, Satpol PP. Setelah ini ke RSJ Prof Dr Soerojo Magelang.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang Eny Kusuma Dewi menyebutkan, PKL ini untuk  mengasah keterampilan peserta. Juga masih dalam rangkaian paket pelatihan yang dijadwalkan mulai 25 Maret sampai 29 April. “Pelatihan berbasis kewirausahaan memang lebih banyak praktiknya. Seminggu teori, sisanya praktik,” ucapnya, kemarin.

Baca juga:  Angkat Batik Lokal

Pelatihan ini mendukung program Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz dalam menciptakan wirausaha baru 1.500 per tahun. Tiap peserta telah dibekali peralatan ‘perang’. Seperti mesin cukur, sikat rambut, cermin, dan kursi. Semua peralatan itu menjadi milik tiap peserta. “Tahun ini ada 16 peserta,” imbuhnya. Mereka bisa memanfaatkan peralatan salon itu untuk membuka salon, atau menawarkan jasa cukur rambut secara online.

Instruktur pelatihan Saichu ikut mengawal PKL. Ia sibuk mondar-mandir melihat proses peserta mencukur rambut para ASN. Memastikan hasilnya memuaskan bagi pelanggan. “Peserta sudah belajar banyak model potongan rambut yang sedang tren. Mereka melayani sesuai keinginan pelanggan,” ucapnya.

Perserta, Taryadi, 50, mengaku beruntung bisa mengikuti pelatihan barbershop. Setahun lalu ia mendaftar. Tapi gagal. Ia mencoba kembali, sampai akhirnya dipanggil menjadi peserta pelatihan. “Sehari-hari saya jualan gas elpiji dan servis kompor keliling. Saya termotivasi ikut pelatihan ini untuk meningkatkan ekonomi. Sambil keliling jualan, saya akan menawarkan jasa potong rambut,” ucap warga Sidotopo, Magelang Utara itu. (put/lis)

Baca juga:  Pembayaran Nontunai di PKL Tuin Van Java Perlu Sosialisasi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya