alexametrics

Bawaslu Kantongi 19 Pelanggaran, Tertibkan 400 APK

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Magelang mengantongi 11 laporan dan 8 temuan pelanggaran kampanye. Paling banyak soal alat peraga kampanye (APK) yang tidak memenuhi ketentuan.

Kordiv Hukum Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Magelang Maludin Taufiq menyebut, APK yang menampilkan foto pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang terpaksa dicopoti pihaknya bersama Satpol PP, karena berada di lokasi yang dilarang. Seperti di area publik, di pohon, di tiang listrik, dan di rumah warga tanpa ada surat izin.

“Dipasang di ranah privasi seperti rumah warga boleh, tapi harus memakai surat izin tertulis dari pemilik rumah,” ujarnya Senin (16/11/2020).

Baca juga:  Tetap Khusyuk Ikuti Misa Online

Beberapa desain dan ukuran juga dinilai tidak memenuhi standar. Ia contohkan, ada desain APK yang mencantumkan partai pendukung. “Yang dibolehkan dalam aturan hanya partai pengusul saja,” imbuhnya.

Masih soal APK, pihaknya menyita sekitar 400 APK sejak awal masa kampanye sampai pertengahan November. Namun sudah banyak yang diambil lagi oleh pemiliknya. APK-APK itu biasanya dipasang lagi oleh tim kampanye. Ia berpesan, agar tidak mengulang kembali kesalahan. “Pasanglah di tempat yang sesuai,” tandasnya.

Pelanggaran lain, tim kampanye menyelenggarakan kegiatan di luar. Dengan dalih kegiatan biasa atau bukan kampanye. Paling banyak mengemas dengan kegiatan olahraga, senam bersama. “Tapi dalam perjalanannya, membagikan bahan kampanye seperti suvenir. Ada ajakan juga, maka kami masukkan dalam temuan pelanggaran kampanye,” ucapnya.

Baca juga:  Dinsos Kabupaten Semarang Siapkan Tenaga Kerja Difabel

Dari sekian pelanggaran yang masuk ke meja Bawaslu, tersisa dua pelanggaran yang belum terselesaikan sampai pekan lalu. Sebab baru dilaporkan pada Sabtu (14/11/2020) pekan lalu. “Hari ini (Senin, Red) masuk tiga laporan (pelanggaran, Red),” akunya.

Dikonfirmasi, Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron mengaku sudah menindaklanjuti rekomendasi dari Bawaslu berupa peringatan kepada tim kampanye. Agar segera menurunkan APK yang pemasangannya tidak sesuai aturan. (put/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya