alexametrics

Dialog Tatap Muka Lebih Nyaman

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Dua pasangan calon (paslon) peserta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang mendeklarasikan kampanye damai. Mereka sepakat menaati segala peraturan di tiap tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada), tanpa meninggalkan kewajiban mematuhi protokol kesehatan. Acara di Atria Hotel Magelang Sabtu (3/10/2020) ini juga dimeriahkan flashmob jingle Pilwalkot tahun 2020.

Pasangan Aji Setyawan dan Windarti Agustina siap menjalankan isi dari deklarasi damai. Aji akan mengondisikan pendukungnya agar tidak mudah terprovokasi. Serta turut menjaga pilkada ini berjalan dengan kondusif. “Kita harus bisa sama-sama menjaga diri, dan mengendalikan diri,” ucap Aji.

Aji dan Windarti akan terus membangun komunikasi dengan warga. Melalui kegiatan dialog tatap muka maupun daring. Secara pribadi, Aji mengaku lebih senang bertemu langsung dengan masyarakat. “Interaksinya lebih nyaman kalau tatap muka, apalagi dengan orang-orang tua, kita sowan. Kalau ke anak muda, bisa lewat daring,” ucapnya.

Baca juga:  Satu-Satunya Tim SMA di Tiga Besar

Paslon Muchamad Nur Aziz-Mansyur juga memiliki pandangan sama. Silaturahmi tatap muka paling diutamakan. “Kita menyapa wong kita mau jadi pemimpin mereka. Mengenalkan diri, kulanuwun sama yang punya Magelang,” tutur Aziz.

Ia kompak dengan Mansyur untuk menyapa warga. Pasangan ini akan hadir bertemu masyarakat tidak selalu berduet, atau formasi lengkap. “Kita sendiri-sendiri, berbagi tugas,” ujarnya. Saat ini, pihaknya juga sedang mempersiapkan model kampanye daring.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang Basmar Perianto menjelaskan, dalam kesepakatan itu diatur besaran maksimal dana kampanye Rp 6.039.754.880. Lalu debat publik dilaksanakan sebanyak tiga kali. Dua kali dihelat di Kota Magelang, dan sekali di luar kota. Upaya ini untuk memecah kerumunan. “Ini hasil kesepakatan koordinasi bersama dua paslon,” ujarnya.

Baca juga:  Pengeroyokan Berujung Maut, Sembilan Tersangka Dibekuk

Tujuh hari sebelum jadwal debat paslon, lanjut dia, masyarakat bisa mengajukan pertanyaan melalui KPU dengan mencantumkan identitas asli. (put/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya