alexametrics

Meski Dapat Penolakan, KAMI Tetap Gelar Deklarasi di Magelang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Masa Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Tengah dan DI Jogjakarta  dipastikan tetap melaksanakan deklarasi di Alun-Alun Kota Magelang, hari ini (18/9/2020) selepas salat Jumat meski mendapatkan penolakan dari berbagai elemen masyarakat.

Penolakan deklarasi KAMI tersebut dituangkan dalam spanduk-spanduk yang terpasang di persimpangan jalan-jalan utama Magelang. Seperti di simpang Palbapang, simpang Blondo, hingga Alun-Alun.”Kita tidak akan membatalkan deklarasi,” kata Deklarator KAMI Magelang Anang Imanuddin.

Soal pelaksanaan deklarasi, ia sudah mengantongi izin dari Kepolisian. Dirinya juga menyayangkan ada spanduk yang isinya menuduh KAMI provokasi. “Kalau ada yang bilang KAMI provokasi, ini fitnah yang sangat keji,” tegasnya.

Justru, kata Anang, spanduk-spanduk tidak bertuan yang menolak deklarasi KAMI adalah bentuk provokasi yang sesungguhnya. Ia pun tidak berencana mencopoti spanduk penolakan. Ia menghargai demokrasi. “Dan kita nggak mau nuduh yang memasang spanduk itu. Itu oknum, tapi indikasinya bayaran,” ucapnya.

Baca juga:  Pedagang Tuin Van Java Minta Iuran Tidak Memberatkan

Ia memastikan, masa KAMI yang akan merapat ke pusat Kota Magelang jumlahnya ratusan. Kemungkinan bisa ribuan. Sebab tokoh-tokoh besar akan hadir. “Pak Gatot Nurmantyo (mantan Panglima TNI) akan hadir,” sebutnya. (put/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya