Siapkan Bantuan untuk Awak Angkutan

187
Selain tidak bermasker, masyarakat Kota Magelang ada yang kedapatan melanggar aturan keselamatan berkendara. (Puput Puspitasari/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Pemkot Magelang akan memberikan bantuan kepada awak angkutan. Anggarannya diambil dari belanja tak terduga (BTT) APBD 2020. Stimulus ini diharapkan bisa menggeliatkan kembali moda transportasi darat di tengah pandemi Covid-19. Anggaran BTT APBD Kota Magelang 2020 mencapai Rp 137.846.779.000.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang Chandra Wijatmiko Adi menyebut kebijakan ini dalam rangka pemulihan ekonomi. Tiap awak angkutan dibantu biaya ganti oli, suku cadang, bensin, dan alat pelindung diri (APD). “Kita masih pendataan,” kata Chandra di sela operasi yustisi gabungan di depan Polres Magelang Kota, Senin (14/9/2020).

Saat ini ada sekitar 500 unit angkutan umum. Sebanyak 335 unit di antaranya merupakan angkutan kota. Selebihnya angkutan perbatasan. Chandra menargetkan, bantuan ini cair pada akhir September atau awal Oktober. November harus selesai.

Dalam operasi gabungan oleh Polres Magelang Kota, TNI, Satpol PP, Linmas dan Dishub, ia menjumpai masih ada awak angkutan yang tidak menyediakan handsanitizer bagi penumpang. Ia juga menyarankan agar awak angkutan menempatkan uang kembalian dalam satu wadah khusus. Penumpang juga diminta membayar dengan uang pas. Sehingga tidak terjadi kontak fisik antara penumpang dengan sopir.

Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan menyebutkan, ada 53 orang yang tidak memakai masker. Mereka terjaring di tiga lokasi operasi. Yakni Alun-alun selatan, Jalan Pemuda, dan Pasar Rejowinangun. “Yang tidak menggunakan masker ada teguran tertulis, kemudian diberi arahan dan masker,” ucapnya. (put/ton/bas)