Dokumen Persyaratan Paslon Masih Kurang

140
Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto (kiri) menyerahkan berita acara hasil penelitian keabsahan dokumen persyaratan pada perwakilan kedua pasangan pendaftar. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang memberikan tempo waktu tiga hari kepada para bakal pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang untuk memperbaiki berkas persyaratan pendaftaran. Dokumen paling lambat diserahkan 16 September 2020.

Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto menyebut bakal paslon Aji Setyawan-Windarti Agustina dan Nur Aziz-Masnyur memiliki kekurangan. “Semuanya ada yang belum sesuai,” tuturnya usai rapat pleno terbuka penyampaikan hasil penelitian keabsahan dokumen persyaratan calon di aula KPU Kota Magelang Senin (14/9/2020).

Dokumen perbaikan yang ia terima akan diverifikasi sampai 22 September. Hasil verifikasi ia gunakan untuk penetapan paslon. Jika dokumen perbaikan dinilai tidak memenuhi syarat, penetapan paslon tidak bisa dilakukan. “Sesuai aturan begitu,” tandasnya.

Contoh dokumen yang diperbaiki seperti informasi riwayat hidup yang kurang lengkap, legalisasi ijazah, dan surat keterangan dari Pengadilan Negeri.

Selain hasil pemeriksaan dokumen persyaratan pendaftaran, ia juga mengabarkan belum menerima tanggapan dan masukan dari masyarakat terkait tahapan pilkada. Padahal informasi masyarakat sangat berharga untuk KPU melangkah. “Sampai saat ini di website, email, kita belum ada masukan dari masyarakat,” akunya.

Namun demikian, ia tidak “menelan” mentah-mentah informasi yang disampaikan masyarakat. Pelapor harus menyertakan indentitas pribadi, dan mengirimkan bukti ketidak benaran yang dimaksud. Sehingga tidak menjadi informasi abal-abal. KPU akan menjaga kerahasiaan pelapor.

“Misalnya ada laporan ijazah SMA palsu, akan kita verifikasi ke Dinas Pendidikan cabang. Keabsahan dari ijazah itu seperti apa,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat ikut mencermati para paslon yang akan berlaga di Pilkada serentak 9 Desember nanti. Kalau ada yang meragukan, langsung menyampaikan ke  KPU. (put/ton/bas)