Enam Kecamatan Deklarasikan Stop Buang Air Sembarangan

246
Tujuh kecamatan di Kabupaten Magelang mendeklarasikan bebas buang air sembarangan dan ditandatangani Bupati Magelang kemarin (9/9/2020). (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Enam kecamatan di Kabupaten Magelang mendeklarasikan bebas buang air sembarangan atau open defecation free (ODF). Yakni Kecamatan Pakis, Kajoran, Dukun, Ngablak, Tempuran dan Bandongan. Deklarasi ini disaksikan Bupati Magelang Zainal Arifin.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mendukung program pemerintah pusat dalam percepatan peningkatan akses terhadap sanitasi yang layak. Salah satunya melalui program sanitasi total berbasis masyarakat (STNM). Program ini menitikberatkan perubahan perilaku masyarakat secara kolektif melalui komponen penciptaan kebutuhan (demand), penyediaan layanan (supply), dan penciptaan kondisi lingkungan kondusif (enabling environment).

“Ada lima tujuan yang ingin kita capai dalam STNB ini,” katanya d isela deklarasi di rumah dinasnya.

Ia menyebut, tidak buang air sembarangan, cuci tangan pakai sabun (CTPS), pengelolaan air minum dan makanan yang aman, pengelolaan sampah dengan benar, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga yang aman.

“Faktor lingkungan punya pengaruh dan peranan besar dalam mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Kontribusinya 40 persen,” ujarnya.

Sedangkan kontribusi faktor perilaku sebesar 30 persen, faktor pelayanan kesehatan 20 persen, faktor keturunan (genetik) sekitar 10 persen. Karena itu, ia mendorong tiap kecamatan memiliki jamban sendiri secara mandiri.

Deklrasi ODF ini dilangsungkan secara virtual. Dihadiri para camat yang melaksanakan deklarasi, Dandim 0705/Magelang Letkol CZI Anto Indriyanto, dan Kapolres Magelang yang diwakili Kabag Ops Kompol Maryadi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang Retno Indriastuti menyebut deklarasi ODF menunjukkan komitmen perilaku masyarakat yang higienis dan peduli sanitasi secara mandiri. Ini upaya mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. (put/lis/bas)