alexametrics

Rumah Terbakar Masuk Usulan Dibedah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Rumah Mujilah yang sudah dihuni puluhan tahun sebagian terbakar Minggu (6/9/2020). Anak, menantu dan tiga cucunya lolos dari peristiwa nahas itu. “Kebetulan rumah kosong, tidak ada aktivitas,” kata Mujilah.

Rumahnya dihuni 10 orang. Minggu, (6/9/2020) pagi rumah mulai kosong. Menantunya, Emi Rosmiati yang terakhir memasak. “Kompornya sudah dimatikan. Tapi kompornya bocor, mungkin gas sudah memenuhi isi rumah, dan kena percikan listrik atau apa, akhirnya terbakar,” jelas warga Bogeman, RT 2 RW 2, Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah itu.

Api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran (damkar) selang waktu 30 menit dari kejadian. “Baju-baju habis, alat dapur habis, kebetulan surat-surat aman, tidak ikut terbakar,” ungkapnya perempuan 68 tahun itu.

Baca juga:  Ubah Perda Pendirian Swalayan, Jarak Minimarket dengan Pasar Diperpendek

Benda berharga lain yang selamat adalah sebuah almari. Peninggalan mendiang suami. Rumahnya sudah berusia 65 tahun. Pernah direnovasi bagian atapnya, dari hasil jual burung.

Sementara itu, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyebut, kampung Bogeman punya sejarah besar di masa kecilnya. Keluarga Mujilah, merupakan tetangganya saat ia masih kecil. Sigit meninggalkan kampung ini sejak tahun 1985. Dalam kesempatan ini Sigit menyerahkan bantuan stimulus Rp 5.000.000. Ia menginstruksikan kepada ketua RW, lurah dan camat setempat untuk membentuk panitia pembangunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Magelang Handini Rahayu menilai rumah Mujilah tidak layak huni. Tahun 2021, Mujilah diusulkan mendapat bantuan bedah rumah.“Tahun 2020 kita usulkan 500,” ucapnya.

Baca juga:  Kolam Renang Grand Wahid Dibuka Kembali

Tahun ini, masih tersisa 3.207 rumah tidak layak huni. Sampai tahun 2019, pihaknya sudah memperbaiki rumah menjadi layak huni 1.411 unit. (put/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya