alexametrics

Hargai Usaha Rakyat dengan Naik Becak dan Pakai Batik Magelang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Aji Setyawan dan Windarti Agustina mendaftar sebagai bakal pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang ke Komisi Pemilihan Umum KPU Kota Magelang, di hari pertama. Uniknya, mereka menaiki becak dari Alun-Alun Kota Magelang menuju kantor KPU.

Di jantung kota ini, Aji dan Windarti disambut secara sederhana. Namun meriah. Bahkan menjadi tontonan pengunjung Alun-alun. Sebab ada yang menarik. Sebuah tarian keprajuritan mewarnai kedatangan Aji-Windarti di Alun-alun sisi timur, dengan gamelan yang menggelegar. Sontak menjadi perhatian umum. Tidak hanya dinikmati simpatisan Aji-Windarti saja.

Setelah itu dilakukan deklarasi terbuka dari partai pengusung dan pendukung Aji-Windarti. Partai pengusung terdiri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Pasangan ini juga didukung oleh Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Deklarasi ditutup dengan doa bersama.

Baca juga:  Kawal Tim Voli Bogor Lavani Bertanding, Ini Pesan SBY untuk Wali Kota Magelang

Pantauan koran ini, simpatisan Aji-Windarti yang sudah berkumpul tidak ingin melepas idolanya pergi ke KPU begitu saja. Simpatisan yang terdiri dari berbagai komunitas itu ikut mengawal. Terlihat juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Magelang Budi Prayitno menaiki sepeda lipat, beriringan dengan para pesepeda lainnya.

Setiba di KPU, Aji masih disambut para penari yang menaburkan bunga mawar sampai menuju pintu gerbang KPU. Orang tua Aji, Sigit Widyonindito dan Yetty Biakti Sigit Widyonindito turut mendampingi putranya selama proses pendaftaran berlangsung.

Ketua DPC PDI Perjuangan Budi Prayitno mengaku lega, tahapan pilkada ini telah diikuti. Meski ada satu berkas yang kurang, yakni surat keputusan rekomendasi dari DPP Partai Hanura. “Kita tetap tunggu, tapi syarat yang lainnya sudah selesai semua,” ungkap Budi.

Baca juga:  Warga Guyub Rukun Permudah Pembangunan Daerah

Begitu surat dukungan Partai Hanura sampai, ia langsung melengkapi untuk memenuhi syarat pendaftaran. Setelah itu akan melakukan konsolidasi. “Bahasa kita, langsung gas pol,” tandasnya.

Sementara itu, Aji mengaku siap mengikuti segala tahapan pilkada. Ia akan tancap gas. Namun, pakaian batik yang dikenakan Aji dengan motif water toren cukup menyita perhatian awak media.

Ia mengaku, batik tersebut ia pesan dari perajin Magelang. Sebagai wong asli Magelang, Aji bangga dan menghargai produk lokal. “Ini membantu produk UMKM kita terangkat,” ucap pria yang juga anggota DPRD Kota Magelang itu.

Menaiki becak pun ada filosofinya. Menurutnya, becak merupakan simbol kerakyatan. Keberadaan becak harus dilestarikan. Meski zaman sudah modern. “Kami sangat menghargai yang masih menjadi usaha-usaha rakyat,” tandasnya.

Baca juga:  55 Desa di Kabupaten Semarang Rawan Kekeringan

Di tanya soal jargon, ia memilih “ASWinner” yang berarti Aji Setyawan Windarti Bener.

Dikonfirmasi, Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto membeberkan, berkas dukungan dari Partai Hanura kurang. Sehingga dokumen persyaratan pendaftaran dikembalikan untuk dilengkapi. (put/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya