alexametrics

Salahi Aturan, Banner Balon Wali Kota Dicopoti

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Satpol PP Kota Magelang mencopoti banner tidak berizin. Termasuk banner bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota Magelang.

Pemasangan banner-banner tersebut dinilai menyalahi aturan, karena berada di sepanjang jalan umum. Satpol PP mencopoti banyak banner bertuliskan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia itu. Banner itu memuat foto dua orang yang diduga merupakan salah satu pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Magelang. Penyisiran dilakukan sepanjang Jalan Diponegoro, Jalan Panembahan Senopati dan Jalan Sultan Agung.

“Kita menindak siapa saja yang sembarangan memasang banner atau apapun di fasilitas umum atau tempat umum, karena menyalahi Perda,” ujar Kabid Ketertiban Umum Ketentraman Masyarakat dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Magelang, Putu Handoko Selasa (28/7).

Baca juga:  Tahun Baru, Ketep Pass Sehari Dikunjungi Tiga Ribu Wisatawan

Segala bentuk pemasangan banner di tempat umum harus mengantongi izin. Untuk memastikan izin dan tidaknya pemasangan banner yang dimaksud, ia berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Bahkan dalam hal ini, pihaknya juga berkomunikasi dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan KPU Kota Magelang.

Sebanyak 84 banner telah diamankan di markas Satpol PP. Selanjutnya menunggu pemilik datang untuk mengambil. “Di sini kami belum ke arah politik, kami hanya menjalankan tugas untuk melakukan penertiban sesuai perda menganai banner atau sejenisnya di tempat umum,” tandasnya. (mg5/put/ton/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya