alexametrics

Terminal Tidar Bakal Disulap Lebih Modern

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI akan mengembangkan Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang lebih modern. Konsep yang dirancang tidak hanya sebagai pusat pelayanan transportasi, namun juga terdapat kegiatan bisnis, kepentingan sosial, dan ekonomi kerakyatan.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi melihat ada dua skema dalam mengembangkan Terminal Tidar. Yang pertama melibatkan investor swasta. Ada kerjasama antara pemerintah, badan usaha dengan swasta. Atau alternatif lain, pengembangan menunggu pembiayaan APBN.

Budi mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang serius menerapkan konsep terminal Transit Oriented Development (TOD). Investasi yang dikembangkan di kawasan terminal disesuaikan dengan kondisi yang ada. “Kalau dilihat potensinya, mal memungkinkan di Magelang, hotel budget atau hotel grup memungkinkan, sama aktivitas anak-anak muda,” tuturnya usai acara penyerahan Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang dari Pemkot Magelang ke Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub di Pendopo Pengabdian Wali Kota Magelang, Jumat (3/7/2020).

Baca juga:  Skuad PSIS Dibanjiri Pemain Muda

Budi juga akan meneruskan rencana Wali Kota Magelang Sigit Widyonidito yang memperjuangkan exit tol Bawen-Jogjakarta berada di sekitar kawasan Terminal Tipe A Tidar. Serta mengembangkan terminal-terminal di daearah lainnya.

Sejauh ini, Budi merinci, pengelolaan 145 Terminal Tipe A dialihkan ke Dirjen Perhubungan Darat. Ada 110 terminal yang sudah serah terima operasional. Dari jumlah itu, 89 terminal teregistrasi, 13 proses peralihan aset ke Kementerian Keuangan, dan 8 proses verifikasi aset. Sedangkan terminal yang belum serah terima sebanyak 35 buah. Terdiri dari 7 inventarisasi awal, 9 yang masuk kewenangan Badan Pengelola Trasportasi Jakarta, dan 19 tidak diserahkan oleh Pemerintah Daerah.

Sementara itu, Sigit mengaku lega proses penyerahan terminal seluas 22.300 meter persegi itu telah selesai. Dirinya yakin, terminal yang rencananya akan dibangun pemerintah pusat pada 2021 mendatang dapat memberikan dampak meluas bagi masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya. Terlebih, Kota Magelang menjadi kota transit. Serta mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur. “Nanti produk-produk UMKM juga boleh masuk, hotel dan sebagainya. Kalau boleh masuk, rakyatnya nanti sejahtera,” tuturnya.

Baca juga:  Ramadan, Kuliner TVJ Buka Sore

Serah terima aset Terminal Tipe A Tidar Kota Magelang ini merupakan tindaklanjut dari rapat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Dirjen Perhubungan Darat atas aset P3D Terminal Tipe A Tidar. Pada waktu itu, dilakukan proses penandatangan perjanjian antara Pemkot Magelang dengan Dirjen Perhubungan Darat. (put/ton/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya