Tiga PDP Korona Dirawat di RSUD Tidar, Satu di Antaranya Baru Pulang dari Italia

2872
Plt Direktur RSUD Tidar Kota Magelang Septi Milna Soelistiyani, SKM mengabarkan kondisi pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat diruang isolasi Korona RSUD Tidar Kota Magelang sudah membaik. (Puput Puspitasari/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang merilis perkembangan terbaru penanganan terhadap tiga pasien (dua dewasa, satu anak balita) yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  setelah mengalami gejala mirip virus korona (covid-19). Ketiganya saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Tidar Kota Magelang.

Kepala Dinkes Kota Magelang dr Sri Harso MKes, SpS, menyebutkan pasien tersebut datang ke RSUD Tidar pada 11 Maret 2020. Mereka adalah ibu dan anak asal Kabupaten Magelang. Kemudian pada 12 Maret 2020, bertambah lagi satu pasien asal Kota Magelang.

“Mereka menunjukkan gejala panas, batuk, terkadang sesak, mengarah tanda-tanda infeksi paru atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), didukung usai melakukan perjalanan ke luar negeri. Kita antisipasi, kita rawat di ruang isolasi,” kata Sri, saat jumpa pers penanganan Korona di RSUD Tidar Kota Magelang, (14/3/2020) siang.

Dia menyebutkan, pasien dari Kabupaten Magelang itu usai melakukan perjalanan dinas ke Singapura, Vietnam dan Malaysia, sedangkan anaknya berada di rumah. Sementara pasien dari Kota Magelang baru saja mengunjungi keluarganya di Italia.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyebutkan, bahwa kondisi pasien sudah membaik. Infus juga sudah dilepas. Ia memastikan, bahwa penanganan Korona di RSUD Tidar dilakukan secara profesional.”Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

Diketahui, RSUD Tidar masuk dalam 100 daftar rumah sakit rujukan penanganan Korona. Tak luput Sigit mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada. Masyarakat harus menjaga kesehatan diri dan lingkungan agar tidak terjangkit virus pembawa penyakit, termasuk virus korona. (put/bas)

Tinggalkan Balasan