alexametrics

Hari Ini Dipentaskan Babad Diponegoro

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Kali pertama Pemkot Magelang menghelat pergelaran wayang kulit Babad Diponegoro. Rencananya, salah satu agenda program Moncer Serius 2020 itu dilaksanakan di Alun-alun Kota Magelang, malam hari ini. Dalang Ki Catur Benyek Kuncoro dari Jogjakarta akan membawakan lakon “Diponegoro Kridha”.

Kabid Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Sugeng Priyadi menyebut pergelaran wayang digelar di alun-alun agar banyak generasi muda yang mengenal budaya Indonesia ini. Di sisi lain, terdapat ikon Patung Diponegoro.

“Rencananya, kami mengundang para santri dari pondok pesantren (ponpes) karena Pangeran Diponegoro itu juga seorang santri. Kaitannya dengan pendidikan, kami juga mengundang guru sejarah, juga mahasiswa,” ungkapnya saat jumpa pers di ruang Media Seta Kota Magelang kemarin (21/2).

Baca juga:  Abadikan Nama Bagus Panuntun di RSUD Tidar, Wali Kota: Semangatnya Pak Bagus Itu Pol-Polan

Pementasan wayang ujar dia, yang mengangkat cerita Pangeran Diponegoro ini penting disuguhkan kepada masyarakat. Agar mereka tahu sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro melawan penjajah pada 1825-1830 di Magelang.

Pada masa perang yang dikenal dengan Perang Jawa (De Java Oorlog) itu, Pangeran Diponegoro pernah bersembunyi di Menoreh hingga tertangkap oleh Belanda di kantor Karesidenan Kedu Magelang.

Dari pementasan ini, diharapkan ada nilai baik yang bisa ditularkan kepada generasi muda. Adapun pengetahuan baru yang didapat misalnya tentang sejarah nama-nama perkampungan di Kota Magelang yang rata-rata mengambil nama dari laskar-laskar Pangeran Diponegoro. Seperti Nyai Bayem (Kampung Bayeman), Kiai Sanggrah (Kampung Sanggrahan), Kiai Kemiri (Kampung Kemirirejo).

Baca juga:  Berdedikasi, 17 Personel Polres Magelang Kota Diganjar Reward

Kota Magelang juga banyak terdapat makam para laskar Pangeran Diponegoro, seperti Kiai Langgeng, Kiai Dudo, Kiai Tunggul Wulung, Kiai Sanggrahan. Menurutnya, Pemkot Magelang kerap mengadakan kegiatan yang bertujuan mengingatkan dan mengenalkan generasi muda terhadap pahlawan nasional itu. Kegiatan tersebut seperti Gerakan Melek Sejarah yang diprakarsai Kemendikbud, pembuatan Film “Titi Mangsa” yang diaktori Ki Roni Sodewo, generasi ke-7 Pangeran Diponegoro hingga peringatan haul Pangeran Diponegoro.

Lanjut Sugeng, acara ini akan dihadiri dari Keraton Jogjakarta. Kemudian keturunan Pangeran Diponegoro yang tergabung dalam Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (Patra Adi). (put/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya