alexametrics

Sempat Mendengar Suara “Krek”, Tapi Tidak Lihat Patahan

Sekeluarga Selamat dari Pohon Beringin Tumbang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID MAGELANG – Rumah milik Sudiyono runtuh setelah tertimpa batang pohon beringin berusia ratusan tahun yang roboh. Seluruh anggota keluarga selamat dari peristiwa nahas itu. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Warga Kampung Beliksari, Potrobangsan, Kota Magelang ini memiliki firasat tidak enak sejak sebulan lalu. Sehari-hari merasa tidak tenang tinggal di rumahnya yang berukuran 7×8 meter tersebut. “Hampir tiap hari saya bilang kepada istri dan anak, juga kakak saya, kalau sementara waktu saya ingin pulang ke kampung (istri, Red). Takut tertimpa pohon,” kata dia, usai menerima bantuan dari Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kota Magelang dan Sekda Kota Magelang Joko Budiyono, kemarin.

Baca juga:  Pilkades Magelang, Kapolres: Netralitas TNI dan Polri Diuji

Rasa gelisah itu memuncak dua hari sebelum kejadian, Senin (10/2) sekitar pukul 16.30 WIB. Ia mengutarakan isi hati bahwa semua makhluk akan mati, namun ia tak ingin meninggal dunia karena tertimpa pohon.

Sementara saat kejadian, istrinya sedang menggoreng bakwan. Ia mendengar suara “krek” begitu keras. Bergegas Sudiyono keluar untuk melihat kondisi. Ia tidak menemukan tanda-tanda ada batang pohon yang patah.

Ia kembali masuk rumah, menemani istrinya memasak. Hanya selang beberapa detik, atap dan dinding rumahnya roboh. Ia langsung lompat menyelamatkan diri. “Alhamdulillah semua selamat. Saya sampai tidak bisa ngomong apa-apa. Batang pohon yang jatuh sangat besar, dan kebetulan nyangkut di atap tetangga, kalau tidak semua pasti habis (tidak selamat, Red),” ujarnya.

Baca juga:  Pohon Tumbang Timpa Rumah

Ia pun berterima kasih kepada seluruh warga sekitar dan donatur yang memberikan bantuan. Beban yang dipikul menjadi lebih ringan.

Tidak hanya Sudiyono, satu anggota keluarga lainnya turut selamat. Yakni, Rita Yuliana, 36, tetangga korban yang rumahnya sangat dekat dengan pohon raksasa itu. Rita mengaku bahwa batang pohon itu sempat akan menimpa rumahnya, namun terhalang pohon rambutan miliknya. Kemudian terpental mengenai 5 rumah warga yang lain yang lokasinya tepat di bawah rumahnya.

Sekda Kota Magelang Joko Budiyono meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap cuaca seperti ini. Pohon apapun bisa tumbang tidak hanya saat terjadi hujan deras. Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mendata pohon-pohon yang rawan roboh atau mudah patah, baik yang berada di perkampungan dan jalan raya. Dalam acara ini, ia pun memberikan bantuan secara pribadi. “Warga harus lebih hati-hati, pohon belum sama sekali tumbang. Masih ada potensi roboh susulan,” ujar pria yang juga Ketua Penanggulangan Bencana Daerah itu.
Ketua RW Kampung Beliksari Endro Catur Yulianto menyebutkan ada lima rumah warga yang rusak. Beberapa dari mereka, sementara tinggal di rumah kerabat atau menumpang di tetangga.

Baca juga:  16 Tim Berebut Piala Wali Kota Magelang

“Setelah lokasi ini bersih, kita adakan rapat untuk pembangunan. Kemungkinan kita akan bangun rumah semipermanen untuk Pak Sudiyono agar bisa ditempati,” jelasnya. (put/mg1/mg2/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya