alexametrics

Latihan Terjun Berisiko Tinggi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Sebanyak 254 taruna dan taruni Akademi Militer tingkat IV/Wreda (Sermatutar) siap mengikuti Pendidikan Dasar Para (Diksar Para) atau terjun payung. Diksar Para ini akan dilaksanakan 13 Februari hingga 18 Maret di Pusdikpassus Batujajar Bandung.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurahman dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubenur Akademi Militer Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi mengatakan, Diksar Para merupakan salah satu materi pelajaran bagi taruna dan taruni untuk lebih melengkapi keterampilan dan kemampuan dalam olah keprajuritan. Diksar Para merupakan pendidikan pengembangan spesialisasi bagi prajurit TNI AD agar memiliki kemampuan sebagai prajurit Lintas Udara.

Melalui kegiatan ini diharapkan para taruna dan taruni akan lebih siap serta memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk ditugaskan pada satuan-satuan di jajaran TNI Angkatan Darat yang membutuhkan kemampuan/kualifikasi Dasar Para. “Latihan ini merupakan salah satu latihan yang memiliki risiko cukup tinggi. Kepada para pengasuh untuk selalu melaksanakan pengawasan melekat kepada taruna dan taruni peserta Diksar Para, dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan pada setiap materi dan tahapan kegiatan,” tukasnya. (had/ton)

Baca juga:  BST 7.342 KPM Disalurkan Tiga Hari

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya