356 Personel Amankan Nataru

234
Idham Mahdi. (DOK RADAR KEDU)
Idham Mahdi. (DOK RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Sebanyak 356 personel gabungan dari Polres Magelang Kota, Kodim 0705/Magelang, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan Kota Magelang, dan organisasi nonpemerintahan disiapkan untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru 2020. Selain mengamankan titik vital, personel gabungan juga akan menerapkan pengamanan berlapis di beberapa gereja di Kota Magelang.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi mengatakan, ada 43 objek vital yang mendapat perhatian khusus. Terdiri dari tujuh pusat perbelanjaan, 32 gereja, satu tempat wisata, satu terminal bus, dan dua tempat pergantian tahun. Ada sejumlah potensi kerawanan yang harus diantisipasi. Seperti kriminalitas, potensi gangguan kegiatan gereja, ataupun lalu lintas. Untuk kerawanan kriminalitas, seperti pemalakan, gendam, copet dan curanmor di sejumlah titik seperti di Jalan Soekarno Hatta, Taman Kyai Langgeng, Alun-alun Kota Magelang dan Terminal Bus Tidar Kota Magelang.

“Patroli kewilayahan akan dilaksanakan, personel juga akan di tempat di titik-titik tersebut. Pos terpadu, untuk mencegah kerawanan kriminalitas tersebut,” tuturnya. Personel gabungan terdiri dari 254 Polri, 30 TNI, 12 Dinas Perhubungan, 18 Satpol PP, 12 Dinas Kesehatan,15 RAPI/Senkom,15 Saka Bhayangkara.

Ada tiga pos pengamanan yang didirikan. Masing-masing di Simpang Tiga Kebonpolo (Jalan Ahmad Yani), depan Gardena (Jalan Ahmad Yani), dan Simpang Tiga Hotel Trio (Jalan Jenderal Sudirman). Selain itu, kata Idham, ada beberapa titik rawan kemacetan lalu lintas yakni seperti bottle neck, di Jalan Ahmad Yani (Sambung), Jalan Pemuda, Simpang Empat Canguk, Simpang Tiga Trio. Juga titik rawan kecelakaan lalu lintas di Jalan A Yani (depan RSJ), Jalan Urip Soemohardjo dan Jalan Soekarno Hatta.

Sebelum operasi pengamanan natal dan tahun baru, pihaknya akan melaksanakan operasi Cipta Kondisi, dengan melakukan patroli gabungan mulai 10-22 Desember 2019. Selain itu juga ada pengamanan gereja, Operasi Zebra Candi 2019, dan Satgas Pangan Operasi Pasar. “Tempat ibadah seperti gereja juga akan diperketat pengamanannya untuk mencegah kerawanan yang disebabkan oleh tindak terorisme,” tukasnya.

Terpisah, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Magelang, Agus Setiyo Hariyadi menyebutkan, beberapa komoditas perdagangan mengalami kenaikan harga sejak 3 Desember lalu. Meski begitu tidak signifikan. Di antaranya, ayam broiler semula Rp 31.683 menjadi Rp 32.000 per kilogram, telur ayam ras dari Rp 23.667 naik jadi Rp 23.667 per kilogram. Kemudian gula pasir Rp 12.667 dari Rp 12.381 per kilogram. “Karena kenaikan tidak signifikan, sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” katanya dalam Paparan Kesiapan Pemkot Magelang dalam Menghadapi Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, di ruang Adipura Kencana komplek kantor Wali Kota Magelang, Senin (16/12).

Di lain sisi, ada prediksi kenaikan jumlah pedagang yang mencapai 11 persen. Sedangkan pengunjung akan mengalami kenaikan sekitar 9 persen dan parkir mencapai 11 persen dari hari biasa. “Puncak kepadatan angkutan diperkirakan terjadi pada H-4 hingga H-2. Lalu, pelaksanaan posko dimulai 22-28 Desember dan 29 Desember 2019 – 2 Januari 2020,” bebernya. (had/put/ton)