alexametrics

Ubah Kacang Hijau Jadi Masker Wajah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG — Kacang hijau seringkali digunakan hanya untuk membuat makanan atau variasi minuman. Namun di tangan tiga mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) Magelang, kacang hijau justru digunakan untuk masker wajah. Masker wajah yang terbuat dari kacang hijau ini diklaim memberi banyak manfaat dari kandungan alami di dalamnya.

Masker wajah dari kacang hijau merupakan buah kreativitas Hana Tri Astuti, Dwi Astuti Asih, dan Retno Asih. Ketiganya mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBSI) FKIP Untidar. Mereka merupakan satu dari 10 tim mahasiswa Untidar yang lolos seleksi Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2019.

Ide awal masker wajah dari kacang hijau berasal dari Hana Tri Astuti pada awal April 2019 lalu. Hana saat itu senang memakai masker wajah dari bahan alami, seperti putih telur, bengkoang, dan mentimun yang ditempelkan di wajah. “Waktu itu, saya minum kemasan kacang hijau, terus membaca kandungannya di dalamnya, kok kandungan vitamin di dalamnya sangat lengkap dan cocok untuk masker wajah. Kemudian saya mencari literatur tentang kacang hijau dan membuat masker tradisional,” kata Hana.

Baca juga:  Kantongi PIRT, Produk IKM Terangkat

Hana mengklaim bahwa masker wajah yang dibuatnya mengandung bahan alami dan tidak ada tambahan pengawet. Bahkan yang digunakan hanya bagian sari kacang hijaunya saja. “Cara pembuatannya sangat mudah, kacang hijau direndam semalaman. Kemudian kacang hijau digiling. Kemudian sari kacang hijau yang mengendap diambil. Setelah itu dikeringkan dengan cara dijemur atau dioven,” tuturnya.

Dari sari kacang hijau kemudian ditambahkan varian lainnya seperti bengkoang, alpokat, kopi, susu, atau madu tergantung variasi kemasan produk. Masker wajah dibuat dalam tiga kemasan yakni serbuk masker botol plastik 75 gram harga Rp 12.000, scrub 25 gram Rp 15.000, dan sachet serbuk ukuran 50 gram harga Rp. 7.000. Masker wajah hasil kreativitas tim Untidar diberi nama Mas-Jo (Masker Kacang Hijau).

Baca juga:  Imlek, Tak Ada Pesta Kembang Api

“Alhamdulillah penjualan sudah sampai Jogjakarta, Kebumen, Purworejo, dan Semarang dengan menggunakan penjualan online,” imbuhnya. (had/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya