Gelar Laga Usia Pradini hingga Remaja

DJARUM FOUNDATION KEJUARAAN BULUTANGKIS BUPATI CUP XI MAGELANG 2019

207
KEJUARAAN RUTIN: Kejurkab bulutangkis Bupati Cup menjadi agenda rutin sebagai pembinaan dan pembibitan pebulutangkis Kabupaten Magelang. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEJUARAAN RUTIN: Kejurkab bulutangkis Bupati Cup menjadi agenda rutin sebagai pembinaan dan pembibitan pebulutangkis Kabupaten Magelang. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup XI Magelang 2019 menggelar pertandingan kategori Kelompok Usia (KU) tingkat pradini hingga remaja. Pelaksanaan kejuaraan berlangsung mulai hari ini, Jumat (6/12), pukul 14.00 di GOR Djarum Magelang, Jalan Beringin VI/78, Magelang.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PBSI Kabupaten Magelang, Eko Sumaryoto, memaparkan, selain Kelompok Usia, kejuaraan tingkat kabupaten atau kejurkab seri kedua di tahun 2019 ini, juga memainkan laga kelompok dewasa dan veteran.

“Pertandingan usia merupakan kejuaraan yang wajib setiap kali dilaksanakan kejurkab. Karena bagian program pembinaan pengurus cabang PBSI. Kalau dewasa dan veteran sifatnya tambahan saja,” paparnya.

Pada kategori Kelompok Usia, jelas Eko, tingkat pertandingan yang digelar meliputi tunggal pra dini putra/putri, dini putra/putri, anak putra/putri, pemula putra, remaja putra/putri. Sementara, untuk kategori Dewasa, memainkan laga tunggal dan ganda putra. Sedangkan kategori Veteran hanya menggelar satu nomor, yakni ganda putra.

“Pertandingan dewasa dan veteran bakal meriah karena dibuka Open lingkup Jateng DIJ. Tapi ada ketentuan khusus untuk nomor ganda, yakni satu pemain harus dari wilayah Kedu. Satu lainnya bebas dari Jateng – DIJ,” jelasnya.

Sementara, jalannya kejuaraan Djarum Foundation Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup XI Magelang 2019 akan berlangsung hingga Minggu, 8 Desember 2019. Pertandingan hari pertama diawali upacara seremonial. Menurut Eko, Pengkab PBSI Magelang mengundang Bupati untuk turut hadir sekaligus membuka kejuaraan. Juga akan turut hadir, perwakilan KONI, para pengelola klub-klub Perkumpulan Bulutangkis (PB), serta oficial dan atlet.

“Rutinitas kejuaraan ini merangsang tumbuhnya bibit-bibit pemain bulutangkis. Dari hal ini juga, akhirnya bermunculan calon bakat – bakat pemai tangguh, yang bisa menjadi andalan Kabupaten Magelang,” pangkasnya. (had/fiq/bas)