Permintaan Daging Kelinci Capai 1 Ton

358
KONTES KELINCI : Seorang juri sedang menilai kelinci jenis Flemish giant di acara Battle of Giant 2 di Kota Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
KONTES KELINCI : Seorang juri sedang menilai kelinci jenis Flemish giant di acara Battle of Giant 2 di Kota Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Kelinci menjadi salah satu komoditas peternakan yang memiliki peluang menjanjikan. Harga kelinci potong di Kota Magelang yang tahun lalu berkisar di angka Rp 25 ribu per kilogram, kini sudah naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram.
“Dibanding kota sekitarnya, harga kita tertinggi,” kata Ketua Panitia Rabbit Festival “Battle of Giant 2” di eks-Bakorwil Kedu, Sabtu, (9/11) lalu.

Sekda Kota Magelang Joko Budiyono yang membuka acara berharap, adanya kontes ini memotivasi masyarakat untuk budidaya kelinci. Sebab, permintaan daging kelinci di Kota Magelang mencapai 1 ton per bulan. “Kelinci gampang dipelihara. Kalau ini bisa dikembangkan di Kota Magelang bisa jadi home industry,” ujarnya.

Ia juga sangat mendukung usulan para peternak kelinci agar dibuat taman kelinci di Kota Magelang. “Saya setuju. Di sebelah Kebun Bibit Senopati, ada tanaman holtikultura dan tanaman hias, nanti dipakai space-nya sedikit untuk kelinci, ini kan indah. Bisa untuk edukasi anak-anak, agar mereka belajar mencintai hewan,” ujarnya. (put/ton)